Jakarta -
Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Mochamad Iriawan melakukan kunjungan kerja ke Aviation Fuel Terminal (AFT) Ngurah Rai, Bali. Kunjungan ini dilakukan jelang meningkatnya aktivitas penerbangan pada periode liburan pertengahan tahun.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan pasokan dan kualitas bahan bakar pesawat tetap terjaga, sehingga kebutuhan penerbangan di Bali dapat terpenuhi dengan baik selama periode liburan sekolah dan meningkatnya kunjungan visitor ke Pulau Dewata.
"Saya sengaja melakukan kunjungan ini untuk memastikan seluruh prosedur operasional melangkah dengan baik. Keandalan AFT Ngurah Rai mempunyai peran krusial dalam menjaga kelancaran mobilitas masyarakat, mendukung aktivitas ekonomi daerah, serta memperkuat konektivitas udara dari dan menuju Bali," ujar Iriawan, dalam keterangan tertulis, Minggu (14/6/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hal ini sangat krusial lantaran berangkaian langsung dengan keselamatan penerbangan," sambungnya.
AFT Ngurah Rai merupakan akomodasi strategis nan dikelola PT Pertamina Patra Niaga untuk menyediakan dan menjamin kualitas avtur bagi seluruh maskapai penerbangan domestik maupun internasional nan beraksi melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.
Dengan kapabilitas total tangki penyimpanan avtur sebesar 24.300 kiloliter (KL), akomodasi ini menjadi salah satu penopang utama pasokan daya penerbangan di Bali.
Saat ini, konsumsi avtur di AFT Ngurah Rai mencapai rata-rata sekitar 1.495 KL per hari.
Dalam kunjungan tersebut, Iriawan turut meninjau area operasional dan memandang secara langsung proses pemeriksaan kualitas avtur nan dilakukan setiap hari oleh para Perwira Pertamina (sebutan untuk tenaga kerja Pertamina) sebelum bahan bakar disalurkan ke pesawat.
Iriawan juga mengapresiasi dedikasi para Perwira Pertamina nan tetap bersiaga dan menjalankan tugas secara ahli meski di hari libur.
Menurut Iriawan, ketelitian, disiplin, dan integritas para pekerja di sektor aviasi mempunyai peran krusial dalam menjaga standar keselamatan penerbangan.
"Penerapan SOP dengan mengedepankan aspek HSSE (Health, Safety, Security, and Environment) menjadi prioritas utama sekaligus license to operate bagi Pertamina. Tidak ada toleransi terhadap aspek keselamatan pekerja, keamanan fasilitas, maupun perlindungan lingkungan dalam setiap aktivitas operasional perusahaan," tegas Iriawan.
AFT Manager Ngurah Rai I Komang Susila Gosa menjelaskan kualitas avtur menjadi aspek krusial lantaran berangkaian langsung dengan keselamatan penerbangan.
"Pelaksanaan pengecekan rutin, pengetesan visual maupun spesifikasi produk, serta penerapan aspek keselamatan kerja pada setiap tahapan penerimaan, penyimpanan, hingga penyaluran menjadi komitmen kami dalam menjalankan operasional," jelas Komang.
Sementara itu, Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Muhammad Baron mengatakan kelancaran penerbangan mempunyai peran krusial dalam mendukung sektor pariwisata dan perekonomian daerah.
"Karena itu, Pertamina terus menjaga keandalan pasokan avtur sebagai bagian dari support terhadap mobilitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi nasional. Bali merupakan salah satu destinasi utama Indonesia nan mempunyai tingkat konektivitas udara tinggi, sehingga kesiapan daya penerbangan menjadi aspek krusial dalam mendukung kelancaran aktivitas wisata dan bisnis," kata Baron.
Melalui kesiapan fasilitas, pasokan nan memadai, serta penerapan standar operasional nan ketat, Pertamina berkomitmen untuk terus mendukung kelancaran operasional penerbangan dan kenyamanan perjalanan masyarakat, khususnya selama periode liburan pertengahan tahun.
(anl/ega)
7 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·