Komnas PA soal Kasus Bully di Senen: Bukan Kenakalan, Sudah Kriminal

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Ketua Komnas Perlindungan Anak DKI Jakarta, Cornelia Agatha usai menemui korban anak bullying di Jakarta Pusat, Sabtu (13/6/2026). Foto: Zamachsyari/kumparan

Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) DKI Jakarta Cornelia Agatha menilai kasus dugaan perundungan nan menimpa anak berinisial MWP (6) di Senen, Jakarta Pusat bukan kenakalan biasa.

Ia menegaskan penanganan terhadap kasus tersebut kudu dilakukan secara tegas agar memberikan pengaruh jera sekaligus menjadi pembelajaran bagi anak-anak lainnya. Hal tersebut disampaikan Cornelia usai menemui korban di Jakarta Pusat, Sabtu (13/6).

"Ya ya gini sih, jika saya lihat ya, anak-anak sekarang ini sudah enggak bisa dibedain lagi, nyaris enggak bisa dibedakan mana kenakalan, mana pidana gitu. Dan menurut saya ini bukan kenakalan saja ya, tapi sudah kriminal. Jadi memang kudu tegas eh untuk penanganannya, kudu tegas untuk memberikan pengaruh jera. Gitu, dan juga bisa memberikan edukasi juga kepada anak-anak lainnya gitu," kata Cornelia.

Suasana tempat terjadinya perundungan terhadap seorang anak di Taman Kramat Pulo, Jakarta Pusat pada Kamis (11/6/2026). Foto: Ryan Iqbal/kumparan

Terkait salah satu terduga pelaku nan tetap berumur 13 tahun, Cornelia mengatakan pihaknya belum dapat memberikan penjelasan lebih jauh mengenai proses norma nan bakal ditempuh. Sebab, Komnas PA DKI Jakarta tetap kudu berkoordinasi dengan pihak kepolisian.

"Saat ini kami belum bisa bicara perincian ya mendalam tentang proses norma lantaran kita belum koordinasi dengan kepolisian, seperti itu. Nanti jika sudah, mungkin kita baru bisa bisa kasih keterangan," ujarnya.

Saat ditanya mengenai kemungkinan adanya proses pidana terhadap pelaku nan tetap di bawah umur, Cornelia memilih menyerahkan perihal tersebut kepada hasil koordinasi dan perkembangan penanganan kasus.

"Kita lihat nanti," katanya.

Selain mengawal proses hukum, Komnas PA DKI Jakarta juga membuka kemungkinan melakukan penelusuran terhadap potensi adanya korban lain dalam kasus tersebut. Namun, menurut Cornelia, pihaknya saat ini juga menyoroti aspek keamanan letak kejadian nan berada di area taman bermain anak.

"Iya, pastinya. Pastinya. Cuma saat ini sih kita juga mau ini ya, mau mencoba berkoordinasi dengan pihak pengelola taman ya, lantaran menurut saya kok enggak safety. Itu kan taman bermain anak. Coba deh kita jangan lupakan itu ya perihal itu. Taman bermain anak tapi kok enggak safe gitu ya, maksudnya enggak kondusif gitu. Bisa dalam kondisi tiang listrik nan seperti itu. Nah, itu gimana penataannya dan juga pengawasannya, itu itu aja sih," pungkasnya.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan