Felldy Utama
, Jurnalis-Minggu, 10 Mei 2026 |14:39 WIB

Dirjen Komunikasi Publik dan Media (Dirjen KPM) Komdigi, Fifi Aleyda Yahya (Foto: Felldy Utama/Okezone)
JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menyatakan keberadaan pers sangat krusial sebagai tembok pertahanan dalam melawan hoaks dan disinformasi di tengah derasnya arus info di masyarakat.
Hal ini disampaikan Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media (Dirjen KPM) Komdigi, Fifi Aleyda Yahya, dalam sambutannya pada aktivitas Fun Walk nan digelar Dewan Pers berbareng insan pers dalam rangka "World Press Freedom 2026", Minggu (10/5/2026).
"Kami memandang rekan-rekan pers sebagai tembok pertahanan melawan hoaks dan disinformasi," kata Fifi dalam sambutannya.
Menurut dia, para wartawan memegang peran krusial dalam menjaga kebenaran di tengah arus info nan semakin sigap dan belum tentu terverifikasi.
"Di era digital, kecepatan tidak boleh mengalahkan akurasi," ujarnya.
Sebab itu, kata Fifi, pemerintah berbareng insan pers mempunyai tanggung jawab nan sama untuk memastikan kualitas info nan beredar di ruang publik.
"Produk jurnalistik kudu berorientasi pada kepentingan dan memberikan faedah bagi publik di tengah tekanan kecepatan produksi informasi," tuturnya.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan buletin terkini dengan jeli dan terpercaya. Ikuti info terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa krusial lainnya, langsung dari sumber nan terpercaya.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari
Follow
Berita Terkait
Telusuri buletin news lainnya
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·