Komdigi: 812 Titik BTS Terdampak Gempa NTT Sudah Pulih 100%

Sedang Trending 48 menit yang lalu

Jakarta -

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memastikan prasarana telekomunikasi di wilayah terdampak gempa Nusa Tenggara Timur (NTT) telah kembali normal. Sebanyak 812 titik Base Transceiver Station (BTS) nan tersebar di delapan kabupaten terdampak sekarang sudah pulih 100 persen.

Hal itu disampaikan oleh Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media Komdigi, Fifi Aleyda Yahya, dalam aktivitas penyerahan support Komdigi untuk korban musibah gempa bumi NTT di Wisma NTT, Tebet, Jakarta Selatan, Sabtu (22/8/2026) siang.

"Alhamdulillah sampai per hari ini laporannya mengenai dengan konektivitas di wilayah terdampak gempa, itu dari 812 titik alias site BTS, alhamdulillah per hari ini sudah pulih 100 persen nan terdampak di 8 kabupaten di NTT," kata Fifi kepada wartawan di lokasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski seluruh site BTS telah diperbaiki, Komdigi tetap mengirimkan 20 unit perangkat komunikasi Starlink.

"Kalau untuk Starlink, tentu tidak ada salahnya kami memberikan penguatan-penguatan jika tetap ada titik-titik nan misalnya terdampak. Tapi dari laporan terakhir, kami bisa memulihkan seluruh BTS nan ada di wilayah terdampak gempa," tuturnya.

Fifi support 20 unit Starlink dapat menjadi solusi di tengah hambatan jaringan komunikasi nan mungkin terjadi di lokasi-lokasi terdampak gempa.

"Mudah-mudahan ini juga bisa menjadi faedah agar konektivitas lancar dan juga family besar kita di NTT ini bisa terus menjalin komunikasi dengan nan terkasih, kemudian kerabat, dan juga untuk mempermudah penanganan musibah di lapangan," minta Fifi.

Selain support perangkat komunikasi, Komdigi juga menyalurkan 15 ton support logistik. Bantuan itu terdiri dari makanan, susu, selimut, hingga obat-obatan.

"Hari ini mewakili Ibu Menteri, mewakili kementerian, izin Ibu Christine, kami mau menyampaikan titip salam, titip angan untuk masyarakat, family kita di NTT nan terdampak bencana," ucap Fifi.

Bantuan dari Komdigi itu diterima langsung oleh Pengurus Badan Penghubung NTT. Kasubbag Tata Usaha Badan Penghubung NTT, Christine, menyampaikan terima kasih kepada Komdigi atas support nan diberikan.

Ditanya mengenai penempatan Starlink dari Komdigi, Christine menyebut pihaknya bakal berkoordinasi dengan tim di lapangan nan lebih memahami kondisi geografis dan kebutuhan pascabencana.

"Itu kelak mungkin untuk pembagian titik-titiknya mungkin kelak tim di sana ya nan bakal menentukan di mana-di mana lantaran mereka kan nan tahu ya letak di sana itu nan mana saja," turur Christine.

Dia berambisi penguatan sinyal melalui Starlink dapat membantu para perantau NTT untuk memantau kondisi family di kampung halaman.

"Jadi semoga dengan ada bantuannya Starlink ini lebih memperkuat sinyal gitu. Supaya ya kayak kami nan perantau-perantau ini bisa tahu kan kondisi orang tua, family nan berada di sana seperti itu," ucap Christine.

Sebelumnya, Plt Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, mengatakan jumlah pengungsi bertambah menjadi 110.785 jiwa dan sebanyak 83 korban jiwa per saat ini.

"Pada hari ini pada pukul 16.00 WIB, Jumat, 21 Agustus 2026, jumlah nan meninggal menjadi 83 jiwa semula kemarin kami sampaijkan 75 jiwa, bertambah 8 jiwa," kata Berton dalam konvensi pers secara daring, Jumat (21/8/2026).

(ond/zap)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News