KNKT Butuh 2-3 Bulan untuk Simpulkan Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Sedang Trending 2 minggu yang lalu
Kepala KNKT, Soerjanto Tjahjono saat Rapat Kerja dan RDP dengan Komisi V di DPR RI, Senayan, Kamis (21/5/2026). Foto: YouTube/ TVR Parlemen

Kepala KNKT Soerjanto Tjahjono menyatakan tetap memerlukan waktu untuk menyimpulkan penyebab kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Bekasi Timur nan terjadi pada April lalu.

Soerjanto mengatakan, hingga saat ini tim investigasi tetap melakukan penelitian dan pengolahan sejumlah info nan berangkaian dengan kejadian tersebut. Menurutnya, tetap terlalu awal untuk menarik konklusi mengenai penyebab utama kecelakaan.

“Untuk ada beberapa perihal nan tetap kita dalam penelitian jadi untuk menyimpulkan apa nan menjadi penyebab ini tetap terlalu awal lah,” kata Soerjanto di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (21/5).

Ia menjelaskan, KNKT tetap memerlukan tambahan waktu untuk mengevaluasi beragam info nan telah dikumpulkan. Selain itu, ada sejumlah info lain nan tetap dicari dan diolah guna melengkapi investigasi.

Petugas mengevakuasi korban kecelakaan KRL Commuterline nan berbenturan dengan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026). Foto: Dhemas Reviyanto/ANTARA FOTO

“Kita perlu waktu lagi untuk mengevaluasi ada beberapa info nan tetap kita butuhkan dan tetap kita olah untuk melengkapi data-data tersebut,” ujarnya.

Ia mengatakan KNKT menargetkan proses investigasi dapat rampung dalam waktu dua hingga tiga bulan andaikan seluruh proses melangkah lancar.

“Kita berambisi jika semuanya lancar antara dua sampai tiga bulan lah. Mudah-mudahan kita bisa ambil kesimpulan,” katanya.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan