KNKT Beri Kabar Terbaru Investigasi Tabrakan KA Argo Bromo Vs KRL

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mengungkapkan proses investigasi dari kecelakaan kereta api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL Commuter Line lintas Kampung Bandan-Cikarang di Stasiun Bekasi Timur pada 27 April 2026 lampau tetap berlangsung, di mana saat ini pihaknya tetap mengumpulkan data-data mengenai kecelakaan tersebut.

Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono mengatakan saat ini proses investigasi tetap dalam taraf pengumpulan data-data di lapangan dan pengetesan persinyalan di lintas nan tetap berlangsung.

"Saat ini kami tetap mengumpulkan data-data di lapangan dan juga tetap ada beberapa tes nan kudu kami lakukan di persinyalan, di lintas, kemudian di komunikasi seperti apa. Jadi kami tetap mengumpulkan data-datanya, tetap banyak nan kita kumpulkan," kata Soerjanto saat ditemui wartawan di Gedung DPR RI, Rabu (13/5/2026).

Selain itu, beberapa pihak juga tetap dimintai keterangan oleh KNKT untuk memperkuat bukti-bukti investigasi. Namun, pihaknya tidak membeberkan secara perincian berapa pihak nan dimintai keterangan.

Petugas campuran mengevakuasi puing-puing di letak kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, Selasa, (28/4/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)Foto: Petugas campuran mengevakuasi puing-puing di letak kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, Selasa, (28/4/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

"Juga tetap ada beberapa orang nan kudu kita wawancarai, tergantung dari hasil pengamatan CCTV di sekitar kejadian kecelakaan, ada juga dari info semacam black box-nya, dan kelak tergantung dari hasil pertimbangan data-data tersebut apakah kita perlu minta konfirmasi alias keterangan lebih lanjut dari orang-orang nan berangkaian dengan masalah itu," lanjutnya.

Sementara itu mengenai taksi nan menjadi salah satu penyebab kecelakaan tersebut, pihaknya juga tetap mendalami data-data mengenai dan juga mendengar keterangan dari pihak supir taksi.

"Terkait taksi juga kami minta data-datanya, dan datanya sudah kami peroleh. Tapi kami juga perlu menjelaskan lagi dengan pengemudinya. Nanti jika info nan di mobil taksi itu, ya ada semacam black box-nya juga, ini lagi kita unduh. Nanti setelah kita pertimbangan dan kelak kita bakal bertanya lagi kepada pengemudinya ataupun orang-orang di sekitar itu apa nan terjadi dengan taksi tersebut, sehingga bisa nyangkut di rel," terangnya.

Sayangnya, Soerjanto belum dapat memastikan kapan hasil investigasi dapat diungkap kepada publik lantaran tetap mendalami investigasi dan juga tetap mengumpulkan data-data pendukung.

"Target pengumuman hasil investigasi belum dapat kami pastikan lantaran tetap ada data-data nan perlu kami kajian dan evaluasi, dan info tersebut juga tetap dalam proses pengunduhan. Karena beberapa info nan diunduh itu agak susah," ujarnya.

(chd/wur)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News