KMP Bontang Ekspress II Terbakar Saat Sedang Sandar di Banyuwangi

Sedang Trending 27 menit yang lalu

Surabaya, CNN Indonesia --

Kapal Motor Penumpang (KMP) Bontang Ekspress II mengalami kebakaran saat berstatus off dan sedang sandar (tender) di perairan Perkampungan Ketapang, Banyuwangi, pada Jumat (21/8).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas B Banyuwangi I Made Oka Astawa menjelaskan, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 13.30 WIB.

Awalnya nakhoda kapal, Denny Alexsander (50), memandang api membakar ruang menyusui nan berada di lantai dua, alias bagian anjungan kapal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Diduga, api berasal dari korsleting listrik di sekitar anjungan belakang, dekat ruang menyusui tersebut. Denny kemudian langsung menginstruksikan anak buah kapal (ABK) untuk memadamkan api menggunakan perangkat pemadam api ringan (APAR).

Melihat kepulan asap dan kobaran api, awak kapal lain nan berada di sebelah KMP Bontang Ekspress II turut membantu proses pemadaman menggunakan selang air.

Selain itu, beberapa kapal nan sedang sander maupun berstatus off di sekitar letak segera melakukan manuver mundur untuk menjauh. Hal ini dilakukan sebagai langkah antisipasi agar api tidak menyambar kapal lain.

Laporan kebakaran ini diterima oleh Kantor SAR Banyuwangi. Sekitar pukul 14.20 WIB, Tim Rescue diberangkatkan menggunakan satu unit Rigid Inflatable Boat (RIB) menuju letak untuk memantau situasi dan berkoordinasi dengan unsur terkait.

"Tidak ada korban. Kebakaran disebabkan korsleting listrik pada ruang menyusui di anjungan kapal dan sukses diatasi oleh kru kapal," kata Oka.

Oka menegaskan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian ini. Namun, kerugian material dipastikan terjadi, ialah hangusnya ruang menyusui di anjungan belakang.

"Saat ini kapal sudah dalam kondisi kondusif dan standby untuk sandar," ujarnya.

Dalam penanganan kejadian ini, Basarnas Banyuwangi berkoordinasi dengan sejumlah unsur, di antaranya Lanal Banyuwangi, Polairud Polresta Banyuwangi, KSOP Tanjung Wangi, Polsek Pelabuhan, ASDP Ketapang, serta ABK KMP Bontang Ekspress II sendiri guna memastikan keamanan pelayaran pasca-kejadian.

(frd/isn)

placeholder

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional