
Aprilia kekuasaan podium MotoGP Prancis 2026. (Foto: Instagram/aprilia)
LE MANS – Peta persaingan gelar juara bumi MotoGP 2026 semakin memanas setelah berakhirnya seri kelima di Prancis, Minggu (10/5/2026). Kemenangan perdana Jorge Martin bersama Aprilia Racing tidak hanya membuahkan podium tertinggi, tetapi juga menciptakan situasi perang kerabat di puncak klasemen sementara.
Jorge Martin sekarang hanya terpaut satu poin dari rekan setimnya, Marco Bezzecchi, nan tetap memimpin takhta. Dominasi Aprilia kian nyata dengan keberhasilan mereka menempatkan para pembalapnya di posisi elit, sekaligus memanfaatkan hari jelek nan dialami barisan pembalap Ducati.
1. Pergeseran di Lima Besar
Keberhasilan Jorge Martin memangkas jarak membikin posisi Marco Bezzecchi di puncak dengan 128 poin sekarang terancam serius. Martin menempel ketat di posisi kedua dengan 127 poin.
Namun, kejutan tidak hanya datang dari tim pabrikan. Ai Ogura, pembalap Jepang dari tim satelit Trackhouse Aprilia, meroket tiga tingkat ke posisi kelima klasemen setelah meraih podium perdana di kelas utama. Di sisi lain, Fabio Di Giannantonio menjadi penyelamat muka Ducati dengan naik ke posisi ketiga klasemen (84 poin).
Pembalap VR46 tersebut sukses menggeser bintang muda KTM, Pedro Acosta, ke posisi keempat setelah manuver krusial di lap terakhir balapan Le Mans. Acosta sekarang mengoleksi 83 poin, berbeda tipis dengan Di Giannantonio.
Jorge Martin. (Foto: Instagram/aprilia)
2. Akhir Pekan Kelam bagi Duo Ducati Lenovo
Nasib kontras dialami oleh tim pabrikan Ducati Lenovo. Francesco Bagnaia nan mengalami kecelakaan saat berada di posisi kedua kudu rela pulang tanpa poin, membikin posisinya tertahan di ranking kesembilan dengan 43 poin.
Jarak Bagnaia dengan Bezzecchi sekarang melebar menjadi 85 poin, sebuah selisih nan cukup berat untuk dikejar di awal musim. Kondisi lebih memprihatinkan menimpa sang juara bertahan, Marc Marquez.
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·