Ilsutrasi master internship(Magnific)
KETUA Konsil Kesehatan Indonesia (KKI), Arianti Anaya menanggapi usulan perbaikan sistem dokter internship. Menurutnya perlu dilakukan pemeriksaan menyeluruh terlebih dulu untuk mengetahui sistem internship kedokteran mana nan perlu diperbaiki.
Salah satu nan mengusulkan agar sistem internship kedokteran dievaluasi adalah Guru Besar Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI-RSCM, Ari Fahrial Syam setelah munculnya sejumlah kasus kematian dokter internship dalam lima bulan terakhir.
"Perlu kita lihat dulu apakah penyebabnya semua lantaran program internship alias lantaran memang ada persoalan lain di luar program internship nan sedang diikuti," kata Arianti saat dihubungi, Selasa (28/7).
Meski begitu, dia setuju adanya perbaikan sistem internship master jika ditemukan adanya kesalahan nan menjadi penyebab kasus kematian master internship meningkat.
"Tetapi saya setuju jika memang persoalan nya lantaran program internshipnya tentu perlu dilakukan perbaikan," ucapnya.
Selama lima bulan terakhir, dilaporkan ada enam kasus kematian master intership terjadi antara lain dr. Kartika Ayu Permatasari, dr. Edgar Bezaliel Hartanto, dr. Andito Mohammad Wibisono, dr. Myta Aprilia Azmy, dr. M Zulfikar Drakel dan dr. Siti Zahra Maghfira.
"Terkait enam internship nan meninggal telah dilakukan investigasi oleh Kementerian Kesehatn. Kita tetap menunggu hasil dari Kementerian Kesehatan," ujar dia.
Dihubungi terpisah, Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Kesehatan, Aji Muhawarman mengatakan Besok (29/7) pihaknya bakal melaporkan perkembangan kasus wafatnya master internsip dr. Siti Zahra Maghfira.
"Besok rencananya bakal ada presscon tentang penanganan kematian master internsip. Nanti dikabari selanjutnya," pungkasnya. (H-4)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·