
Pembalap Tim Ducati Lenovo, Marc Marquez. (Foto: Instagram/ducaticorse)
SILVERSTONE – Pembalap Tim Ducati Lenovo, Marc Marquez akui tak sanggup berkompetisi untuk berdiri di podium balapan utama MotoGP Inggris 2026. Karena merasa kesulitan, dia pun kudu rela finis ketujuh pada balapan nan digelar di Sirkuit Silverstone, Inggris, pada Minggu 9 Agustus 2026 kemarin.
Hasil minor tersebut membikin situasi di klasemen sementara semakin tertinggal bagi pembalap asal Spanyol itu. Defisit poin Marquez dari ketua kejuaraan, Jorge Martin (Aprilia Racing), sekarang melebar menjadi 40 poin penuh.
1. Tak Sanggup Bertarung
Padahal, Marquez datang ke Silverstone dengan modal positif usai menyapu bersih kemenangan dobel di MotoGP Jerman 2026. Ia apalagi sempat berada di posisi dekat dengan puncak klasemen dengan selisih hanya 18 poin sebelum akhir pekan ini dimulai.
Namun, rangkaian masalah mulai mendera sejak sesi sprint race ketika Marquez mengalami degradasi ban belakang nan parah. Kondisi tersebut membuatnya tak berkekuatan dan kudu puas melorot hingga finis di urutan kesembilan.
Marc Marquez (Foto: Ducati Corse)
Memasuki balapan utama, Marquez berbareng para pembalap lain beranjak menggunakan ban belakang jenis medium. Sayangnya, perubahan strategi itu belum bisa membawanya masuk dalam persaingan barisan depan untuk memperebutkan podium.
Marquez sempat berada di posisi keempat pada fase awal balapan, sebelum akhirnya dilewati oleh sang adik, Alex Marquez, serta pebalap KTM, Pedro Acosta. Posisi Marquez semakin merosot setelah Fabio di Giannantonio dari VR46 turut menyusulnya di lap-lap akhir.
Seusai balapan, rider berjuluk Baby Alien itu dengan kesatria menolak mencari-cari argumen atas hasil jelek nan diraihnya. Ia dengan jujur mengakui bahwa masalah utamanya datang dari diri sendiri, terutama mengenai kondisi bentuk dan daya tahan tubuhnya.
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·