
Pembalap Tim Ducati Lenovo, Marc Marquez. (Foto: Instagram/ducaticorse)
RIO DE JANEIRO - Legenda MotoGP, Marco Melandri, melontarkan pernyataan mengejutkan mengenai masa depan Marc Marquez. Pria asal Italia itu mengaku tidak bakal terkejut jika sang pembalap berjuluk The Baby Alien tersebut memutuskan untuk gantung helm andaikan sukses merengkuh gelar juara bumi ke-10 di akhir musim 2026 ini.
Marc Marquez datang ke musim 2026 dengan status favorit setelah tahun lampau sukses merengkuh gelar juara bumi MotoGP ketujuhnya. Pencapaian tahun lampau itu pun terasa spesial lantaran mengakhiri penantian panjang lima tahun sejak cedera lengan seram nan nyaris menghancurkan kariernya.
Namun, awal musim ini tidak melangkah mulus bagi penunggang Ducati tersebut. Terbukti Marquez belum sekalipun naik podium dalam balapan utama di tiga seri pembuka MotoGP 2026.
1. Beban Mental dan Fisik nan Kian Berat
Meskipun Marquez telah mengantongi kemenangan dan podium di sesi Sprint, performa Ducati miliknya terlihat tetap satu langkah di belakang Aprilia pada balapan utama di hari Minggu. Selain aspek motor, kondisi bentuk Marquez kembali menjadi sorotan.
Pembalap asal Spanyol itu tetap berjuang memulihkan cedera bahu nan didapatnya di MotoGP Mandalika 2025 musim lalu, sebuah situasi nan disebut Andrea Dovizioso lebih serius dari nan terlihat dan diakui Marquez sendiri sebagai kondisi nan kritis saat berkompetensi di GP Amerika Serikat.
Marc Marquez melaju di MotoGP Brasil 2026 (Foto: Facebook/MotoGP)
Marco Melandri menilai upaya luar biasa nan dikerahkan Marquez untuk merebut kembali takhta juara pada tahun 2025 telah menguras banyak energi.
"Menurut saya, upaya mental nan diperlukan untuk memenangkan kembali gelar juara telah menyantap korban, lantaran dia memberikan lebih dari 110 persen pada tahun 2025," ujar Melandri saat diwawancarai GPOne, dikutip Senin (6/4/2026).
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·