
Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama. (Foto: Instagram/veda_54)
ASSEN — Langkah awal nan berat kudu dihadapi pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, dalam rangkaian Moto3 Belanda 2026. Mengaspal di Sirkuit Assen pada Jumat 26 Juni 2026 WIB, pembalap jagoan Honda Team Asia tersebut tetap kesulitan menembus barisan depan dan kudu puas tertahan di ranking ke-23 pada hasil akhir sesi latihan.
Hasil ini membikin Veda kudu bekerja ekstra keras pada sesi berikutnya. Ia wajib menajamkan catatan waktunya demi menjaga kesempatan memperebutkan tiket menuju Kualifikasi Kedua (Q2).
1. Ujian Berat di Assen
Tantangan bagi Veda sudah terlihat sejak sesi latihan bebas pertama (FP1), di mana dia hanya bisa mengamankan urutan ke-20. Alih-alih merangkak naik saat sesi Practice alias latihan berjalan, posisi Veda justru melorot ke ranking ke-23 meskipun dia sudah berupaya tampil lebih efektif dalam menjalani simulasi time attack.
Pembalap bernomor motor 54 ini membukukan waktu terbaiknya di nomor 1 menit 42,331 detik. Torehan Veda tersebut berbeda 1,413 detik dari Joel Kelso (GRYD Racing) nan keluar sebagai pembalap tercepat dengan waktu impresif 1 menit 40,918 detik.
Veda Ega Pratama melaju di Moto3 Republik Ceko 2026 (Foto: Honda Team Asia)
Di sisi lain, situasi berbeda dialami oleh rekan setim Veda di Honda Team Asia, Zen Mitani. Pembalap asal Jepang tersebut justru menunjukkan tren peningkatan performa nan positif.
Setelah sempat terpuruk di posisi ke-23 pada FP1, Zen Mitani sukses bangkit dan menyodok ke urutan ke-19 pada sesi Practice dengan catatan waktu 1 menit 42,055 detik.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari
Follow
Berita Terkait
Telusuri buletin Sport lainnya
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·