Niko Prayoga
, Jurnalis-Jum'at, 09 Oktober 2026 |21:54 WIB

Pembalap Gokart Indonesia, Abraham Hutapea. (Foto: Niko Prayoga/Okezone)
TANGERANG - Perjalanan panjang pembalap gokart muda berbakat Indonesia, Abraham Hutapea, akhirnya membuahkan hasil manis setelah dia memastikan diri berkompetensi di arena Rok Cup Superfinal nan dihelat di Sirkuit South Garda, Lonato, Italia, pada 13-17 Oktober 2026 mendatang. Prestasi gemilang ini diraih bukan secara instan, melainkan buah dari mimpi dan konsistensi nan telah dia bangun sejak masa kanak-kanak.
Abraham sukses mengamankan tiket ke kejuaraan bumi tersebut usai finis sebagai runner-up di arena National Championship Eshark Rok Cup 2026. Ajang Rok Cup Superfinal sendiri merupakan panggung bergengsi berskala internasional nan mempertemukan para pebalap gokart terbaik dari beragam penjuru dunia.
1. Ketertarikan Dunia Balap sejak Dini
Capaian tersebut rupanya bukan dicapai tanpa kegigihan dan kemauan nan kuat dari Abraham. Sang ibu, Asyma Sianipar menuturkan bahwa Abraham sudah menunjukan kesukaan terhadap bumi balap sejak kecil.
“Dari mini ini memang Abraham sudah suka dengan mobil-mobilan sebetulnya, dengan hal-hal nan berbau racing, balapan dan segala macam. Waktu mini itu dia suka banget nonton movie animasi Cars. Jadi dia selalu cerita tentang Lightning McQueen, si tokoh nan dalam movie itu dibentuk sebagai mobil balap,” ungkap Asyma saat diwawancarai sebelum bertolak ke Italia mendampingi sang anak di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Jumat (9/10/2026).
Ibunda Abraham Hutapea, Asyma Sianipar. (Foto: Niko Prayoga/Okezone)
Bahkan, mengaspal di lintasan balap tingkat bumi sudah menjadi cita-cita nan berdomisili di hati dan tekad Abraham saat dia tetap duduk di bangku kelas enam sekolah dasar.
“Setelah itu kemudian dia mulai mengikuti ajang-ajang balapan, F1 dan nan lain-lain. Dia sudah mulai suka memang dari sejak kecil, waktu SD kelas 5, kelas 6 dia pernah bilang ‘Mami, saya jika besar pengen coba jadi pembalap’ gitu dia bilang. Jadi memang sudah dari sananya dia sudah punya passion di situ,” tambahnya.
Asyma sendiri mengaku bangga atas capaian sang anak nan bisa lolos ke Kejuaraan Dunia Gokart itu. Apalagi, dia menilai sang anak sudah siap secara mental dalam menghadapi para pembalap lainnya dalam kejuaraan bumi tersebut.
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·