
Jongkolphan Kititharakul sekarang jadi pelatih. (Foto: Instagram/@jongkolphan)
KISAH pebulu tangkis supercantik, Jongkolphan Kititharakul, menarik diulas. Dia sukses besar dalam meniti pekerjaan barunya sebagai pembimbing bulu tangkis.
Jongkolphan Kititharakul apalagi bar saja antar anak asuhnya, Supanida Katethong, juara Swiss Open 2026. Menariknya, gelar diraih Supanida usai kalahkan tunggal putri jagoan Indonesia, Putri Kusuma Wardani, di final.

1. Banting Setir Jadi Pelatih
Jongkolphan Kititharakul diketahui pernah jadi jagoan Thailand di sektor dobel putri. Duetnya dengan Rawinda Prajongjai sukses ukir prestasi gemilang.
Jongkolphan/Rawinda apalagi bahkan pernah menduduki ranking 5 bumi pada Desember 2022. Mereka juga sukses rebut sejumlah gelar juara bergengsi, di antaranya ada lencana emas SEA Games 2017, kampiun Thailand Masters 2018, Taiwan Open 2019, Orleans Master 2021, hingga Thailand Open 2024.
Sayangnya, baik Jongkolphan ataupun Rawinda kemudian memutuskan pensiun. Mereka sudah tak bertanding lagi sejak tahun lalu.
Jongkolphan kemudian tampil dengan status baru di bumi bulu tangkis, ialah menjadi pelatih. Dia mengawali kariernya dengan menangani pemain muda Thailand di sejumlah ajang, termasuk Badminton Asia Junior Championships 2025.

Pada arena itu, Jongkolphan langsung bawa muridnya, Hathaithip Mijad/Napapakorn Tungkasatan, tembus final. Sayangnya, mereka kandas juara. Hathaithip/Napapakorn tumbang di tangan wakil China, Cao Zihan/Chen Fanshutian. Mereka kalah 2 gim langsung dengan skor 12-21 dan 10-21.
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·