Jakarta, CNN Indonesia --
Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka Budi Waseso alias Buwas mengatakan sertifikat Pramuka Garuda dapat digunakan sebagai salah satu syarat dalam proses rekrutmen TNI dan Polri.
Pemegang sertifikat tersebut berkesempatan mengikuti seleksi tanpa tes sesuai ketentuan nan telah disepakati.
Budi menjelaskan kebijakan itu merupakan bagian dari kerja sama Kwarnas dengan TNI, Polri, hingga sejumlah perguruan tinggi. Langkah tersebut juga diharapkan dapat mendorong minat generasi muda untuk aktif dalam aktivitas kepramukaan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Setiap Pramuka Garuda ya, itu kelak nan dari Penegak nan memenuhi syarat atas sebagai Pramuka Garuda, jika mau jadi polisi bisa langsung tanpa tes. Ke TNI juga gitu, termasuk Perguruan Tinggi, dan sekarang itu sudah berjalan," terang Budi namalain Buwas usai kunjungan ke Makam Bung Karno, Selasa (4/8).
Menurut Budi, sistem rekrutmen melalui jalur Pramuka Garuda telah disempurnakan, termasuk dari sisi sistem penilaian agar sesuai dengan patokan dan prosedur nan bertindak di masing-masing institusi.
Ia menilai keberadaan sertifikat Pramuka Garuda menjadi bukti bahwa aktivitas kepramukaan tetap mempunyai peran krusial dalam membentuk karakter generasi muda. Program tersebut juga dinilai menjadi wadah untuk menjaring personil terbaik dari beragam daerah.
"Peminat Pramuka tetap cukup tinggi sampai sekarang, terbukti dengan peserta Jambore Nasional nan mencapai 24 ribu peserta tahun ini. Seleksi Pramuka Garuda ini menjadi contoh dalam mencari personil terbaik dari nan baik - baik, dari tingkat Kecamatan hingga Provinsi," jelasnya.
Budi juga menepis dugaan bahwa Pramuka sudah tidak lagi relevan. Menurutnya, aktivitas kepramukaan tetap sejalan dengan kebutuhan pendidikan saat ini lantaran mengajarkan kepemimpinan, kedisiplinan, hingga pembentukan karakter. Ia menambahkan, aktivitas Pramuka tetap diwajibkan bagi pelajar mulai jenjang SD, SMP, SMA hingga perguruan tinggi.
"Memang banyak orang skeptis pada Pramuka, tapi lantaran ketidaktahuan sebenarnya. nan terjadi justru Pramuka mempunyai nilai plus, diajari beragam hal, kepemimpinan dan sebagainya. Dan Pramuka tetap sangat relevan dengan situasi perkembangan pendidikan saat ini," katanya.
Pernyataan tersebut disampaikan Budi usai mengikuti aktivitas kunjungan di Makam Bung Karno berbareng Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jawa Timur. Kegiatan itu dilakukan sebagai upaya merawat sejarah sekaligus menanamkan semangat persatuan bangsa kepada personil Pramuka.
[Gambas:Youtube]
Baca selengkapnya di sini.
(tim/isn)
[Gambas:Video CNN]
58 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·