Kisah Pebulu Tangkis Mohammad Ahsan, Legenda dengan Satu Kepingan Puzzle yang Hilang

Sedang Trending 4 bulan yang lalu

Kisah Pebulu Tangkis Mohammad Ahsan, Legenda dengan Satu Kepingan Puzzle nan Hilang

Mantan pebulutangkis dobel putra Indonesia, Mohammad Ahsan. (Foto: Instagram/king.chayra)

MOHAMMAD Ahsan tetaplah menjadi salah satu nama terbesar dalam sejarah bulu tangkis Indonesia. Dengan rentetan gelar bergengsi nan telah diraihnya, laki-laki nan berkawan disapa Babah ini adalah arti dari kesuksesan di lapangan hijau.

Namun, di kembali koleksi trofi juara dunianya nan mentereng, tersimpan sebuah cerita melankolis mengenai satu angan nan tak pernah sempat dia genggam hingga akhir pekerjaan profesionalnya: lencana Olimpiade.

Bersama rekan duet setianya, Hendra Setiawan, Ahsan telah menaklukkan bumi dengan menjadi juara bumi sebanyak tiga kali, ialah pada jenis 2013, 2015, dan 2019. Ia juga sukses mengumandangkan lagu Indonesia Raya di panggung Asian Games 2014 Incheon.

Meski telah meraih nyaris segalanya, panggung Olimpiade seolah menjadi misteri nan tak terpecahkan bagi pemain jebolan PB Djarum ini.

1. Ambisi Emas nan Kandas di Rio de Janeiro

Setalah sukses menyabet emas Asian Games 2014, konsentrasi Ahsan sepenuhnya tertuju pada pesta olahraga terbesar di dunia. Dalam sebuah wawancara, dia secara terbuka mengungkapkan hasratnya untuk melengkapi koleksi lencana dengan emas dari Olimpiade Rio 2016.

Mohammad Ahsan dan Hendra Setiawan. Foto PBSI Mohammad Ahsan dan Hendra Setiawan. Foto PBSI

"Pastinya Olimpiade, saya mau sekali bisa membawa pulang lencana emas Olimpiade, semoga bisa tercapai di Rio nanti, doakan ya," ucapnya penuh minta kala itu, dikutip dari laman resmi PB Djarum, Minggu (8/3/2026).

Sayangnya, realita di lapangan justru berbicara lain. Meski menyandang status sebagai juara bumi nan sangat diunggulkan, pasangan Ahsan/Hendra justru kudu menelan pil pahit.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com