Yuni Kartika Ungkap Tantangan Ekstra Cari Atlet Putri di Audisi Umum PB Djarum

Sedang Trending 55 menit yang lalu
Atlet putri bertanding di Audisi Umum PB Djarum 2026 nan berjalan di GOR Djarum Jati, Kudus, Jawa Tengah pada Kamis (10/9/2026). Foto: Vega Maarijil Ula/kumparan

Tim Pemandu Bakat Audisi Umum PB Djarum Sektor Putri, Yuni Kartika, menyampaikan adanya tantangan tersendiri dalam mencari pebulu tangkis putri pada Audisi Umum PB Djarum 2026. Salah satu penyebabnya jumlah peserta putri lebih sedikit dibandingkan peserta putra.

Yuni tak menampik, setiap gelaran Audisi Umum PB Djarum jumlah peserta putri selalu lebih sedikit dibandingkan peserta putra. Meski demikian, Yuni meyakini sebagai pencari talenta kudu pandai memandang atlet potensial.

"Kami memang betul-betul kudu pinter memandang para atlet nan potensial. Walaupun jumlahnya sedikit, bukan berfaedah kualitasnya juga tidak baik. Jadi, para talent scouting kudu perincian dan memandang sebaik mungkin potensi nan ada," katanya, Kamis (10/9).

Yuni menambahkan, peserta putri nan mengikuti di Audisi Umum PB Djarum 2026 di Kudus ini jumlahnya memang lebih banyak jika dibandingkan dengan dua kota sebelumnya, ialah Pekanbaru dan Makassar.

"Kalau bicara total, dibandingkan dua kota nan lain memang jumlah pesertanya jauh lebih banyak, lantaran jumlah peserta di Kudus kan 1.601. Jadi putrinya pun otomatis jumlahnya lebih banyak. Hanya, kami memandang untuk pendasaran rata-rata sudah lebih baik. Kedua, penyebaran peserta juga merata," sambungnya.

Tim Pemandu Bakat Audisi Umum PB Djarum Sektor Putri, Yuni Kartika. Foto: Vega Maarijil Ula/kumparan

Beragam penemuan coba dilakukan, mulai dari memperbanyak kejuaraan, pengembangan kejuaraan di kota kecil, dan aktivitas diskusi. Tak berakhir di situ, upaya jemput bola lewat klub rekanan juga dilakukan.

"Kami menjemput bola juga dengan adanya klub-klub rekanan nan kita punya. Itu juga salah satu langkah untuk bisa menemukan potensi," terangnya.

Mencari bibit pebulu tangkis putri diakui Yuni Kartika sebagai pekerjaan rumah nan kudu diselesaikan. Ia percaya banyak langkah nan bisa dicoba untuk mencari bibit atlet terbaik untuk Indonesia.

"Caranya banyak. Tetapi kami berupaya mencari nan terbaik untuk Indonesia. Nah salah satunya bisa lewat audisi ini, bisa lewat juga klub-klub rekanan, bisa juga talent scouting pada saat ada pertandingan. Tapi intinya, PR kita ke depannya adalah terus mencari bibit-bibit berbakat di sektor putri ini," imbuhnya.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan