Tangerang, CNBC Indonesia - Utusan Khusus Presiden untuk Energi dan Lingkungan Hidup Hashim Djojohadikusumo membagikan rekam jejaknya sebagai pelaku upaya di sektor minyak dan gas bumi (migas) dunia selama tiga dasawarsa terakhir. Dia menilai Indonesia mempunyai potensi besar ke depannya.
Hashim menjelaskan bahwa keterlibatannya di sektor hulu migas telah dimulai jauh sebelum dirinya menjabat sebagai utusan unik pemerintah. Ia menyebut perjalanan bisnisnya mencakup eksplorasi di beragam benua, artinya, dia sudah mengerti dinamika operasional dan akibat tinggi di industri daya internasional.
"Saya selain dari sebagai pengusaha minyak gas, saya sudah punya upaya minyak gas sejak tahun 1994. Maka saya sudah banyak pengalaman di bagian migas sudah 32 tahun. Dan saya juga mempunyai pengalaman di luar Indonesia," ujarnya dalam aktivitas The 50th IPA Convention & Exhibition (Convex) di ICE BSD, Tangerang, dikutip Kamis (21/5/2026).
Ekspansi upaya migas milik family Djojohadikusumo itu tercatat pernah menjangkau wilayah Asia Tengah hingga Amerika Serikat. Hashim merinci sejumlah negara tempat perusahaannya pernah memegang konsesi dan beraksi secara aktif, mulai dari Kazakhstan, Azerbaijan, hingga wilayah California di Amerika Serikat.
"Pernah di Kazakhstan, di Azerbaijan, di Amerika itu di California, apalagi di Brunei sebagai pengusaha minyak. Kita punya konsesi di Brunei. Sayangnya di Brunei kami kandas meski pun menemukan, tapi kami juga cukup sukses di negara-negara lain," paparnya.
Melalui pengalaman puluhan tahun tersebut, Hashim menekankan bahwa kunci keberhasilan investasi migas di mana pun berada terletak pada tiga aspek utama, ialah kepastian hukum, stabilitas politik, serta patokan fiskal nan kompetitif. Ia meyakini resep sukses ini telah dipahami dengan baik oleh pemerintah Indonesia saat ini guna menarik lebih banyak penanammodal global.
"Kalau kita ada unsur-unsur itu, stabilitas politik, keamanan dan ketertiban, dan kita juga ada kepatuhan terhadap kontrak-kontrak, itu saya kira kita ada resep, kita ada unsur-unsur sukses di masa depan," tandasnya.
(pgr/pgr)
Addsource on Google
[Gambas:Video CNBC]
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·