
Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un.
JAKARTA – Partai Buruh Korea Utara nan berkuasa kembali memilih Kim Jong Un sebagai sekretaris jenderalnya, menurut laporan media pemerintah.
Pengumuman oleh kongres partai tersebut pada Minggu (22/2/2026) bukanlah perihal nan mengejutkan, mengingat family Kim telah memerintah kediktatoran itu sejak akhir 1940-an.
Kantor buletin KCNA nan dikelola pemerintah mengatakan bahwa di bawah kepemimpinan Kim, Korea Utara “secara radikal meningkatkan keahlian pencegahan perangnya, dengan kekuatan nuklir sebagai porosnya.”
Meskipun telah lama dikenai hukuman internasional, Korea Utara terus membangun keahlian nuklirnya, secara teratur menguji rudal antarbenua nan dilarang. Namun, kerahasiaan rezim tersebut mempersulit pertimbangan seberapa besar kemajuan militer nan telah dicapai.
Kim, nan mengambil alih kendali rezim setelah kematian ayahnya pada 2011, telah berinvestasi besar-besaran dalam program senjata nuklir, menjadikan Pyongyang sebagai tantangan nan jauh lebih besar bagi Barat, khususnya Amerika Serikat (AS).
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari
Follow
Berita Terkait
Telusuri buletin news lainnya
5 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·