Kilas Balik Kematian Sutrimo yang Bikin Polisi Bongkar Makamnya

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Keluarga menilai kematian Sutrimo tak wajar. Mereka menempuh jalur norma dengan membikin laporan ke Polresta Banyumas. Laporan tersebut telah diterima Polresta Banyumas dan tercatat dalam Surat Tanda Terima Laporan Polisi (STTLP) Nomor: STTLP/79/VIII/2026/SPKT/POLRESTA BANYUMAS/POLDA JAWA TENGAH.

Laporan nan dilayangkan setelah pihak family mempertimbangkan sejumlah info nan berkembang.

"Prinsipnya family hanya minta kepastian norma mengenai meninggalnya kerabat Sutrimo. Wajar alias tidak, hanya itu saja," kata Kuasa Hukum family Sutrimo, Aan Rohaeni, Sabtu (8/8/2026) malam.

Semula, pihak family tak merasa berprasangka saat jenazah tiba di rumah. Bahkan, family sudah tulus atas kepergian Sutrimo. Akan tetapi, beragam info nan muncul di tengah masyarakat membikin family mau mendapatkan kejelasan dari kepolisian mengenai kematian Sutrimo. Apalagi, ibu Sutrimo ikut terpukul dengan kematian anaknya

"Karena buletin simpang siur ke sana-ke sini, mengganggu lingkungan sekitar, buat family juga lingkungan masyarakat di Desa Wlahar. Jadi family mau kepastian," ujarnya.

Keluarga juga siap kooperatif andaikan interogator memerlukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap jenazah. Termasuk jika ekshumasi dan autopsi dinilai diperlukan untuk memastikan penyebab kematian.

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita