Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah federal Kanada pada hari Minggu menyatakan bakal memberikan support darurat kepada wilayah British Columbia. Bantuan berupa penyediaan tempat berlindung dan akomodasi ini dikerahkan setelah kebakaran rimba dahsyat memaksa ribuan masyarakat di sekitar Summerland dan Peachland untuk segera mengungsi.
Mengutip Reuters, Senin (10/8/2026), kebakaran rimba Bald Range telah memaksa otoritas British Columbia untuk menetapkan status keadaan darurat provinsi dan mengevakuasi sekitar 18.000 warganya. Kobaran api dilaporkan telah meluas dengan sigap hingga mencapai lebih dari 10.300 hektare pada Sabtu malam saat petugas pemadam kebakaran terus berjuang menjinakkan si jago merah.
Menteri Manajemen Darurat dan Ketahanan Masyarakat Kanada, Eleanor Olszewski, mengonfirmasi persetujuannya atas pengerahan support tersebut melalui sebuah unggahan di media sosial.
"Tadi malam, saya menyetujui permintaan Bantuan Federal dari British Columbia untuk menyediakan tempat berlindung dan akomodasi bagi orang-orang nan terpaksa meninggalkan rumah mereka akibat kebakaran rimba di seluruh provinsi," papar Eleanor.
"Saya telah menugaskan para pejabat federal, nan dipimpin oleh Pusat Operasi Pemerintah di Keamanan Publik Kanada, untuk bekerja sama dengan provinsi guna memastikan support mencapai mereka nan paling membutuhkan," tegas Eleanor.
Layanan Kebakaran Hutan provinsi melaporkan bahwa titik api terus menyebar luas di wilayah selatan British Columbia selama 24 jam terakhir. Cuaca nan sangat panas dan kering di wilayah tersebut dinilai menjadi pemicu utama meluasnya area bencana.
Jarak pandang nan memburuk serta skala kebakaran nan terus membesar sekarang telah menciptakan tantangan baru dan sangat rawan bagi manuver tim respons darat maupun udara.
Sebanyak sepuluh helikopter dan satu helikopter unik nan dilengkapi dengan teknologi penglihatan malam telah dikerahkan ke lokasi. Namun, operasi udara tersebut sangat tersendat oleh kepulan asap tebal, turbulensi angin, dan besarnya kobaran api.
Otoritas provinsi menyebut bahwa mereka saat ini telah menerima 34 personel support dari Australia, lima dari Selandia Baru, dan 214 dari Meksiko. Ratusan bala support internasional tersebut bakal langsung diturunkan untuk mendukung petugas pemadam kebakaran provinsi, sementara tambahan sumber daya dunia lainnya diperkirakan bakal terus berdatangan dalam beberapa hari ke depan.
(tps/sef)
[Gambas:Video CNBC]
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·