
Teh oolong. (Foto: Freepik)
JIKA membicarakan soal teh, Anda pasti lebih familiar dengan teh hijau dan hitam. Kini, ada jenis teh nan tak kalah hits di kalangan masyarakat Indonesia.
Teh tersebut adalah oolong teh. Jenis teh ini sangatlah unik lantaran punya cita rasa nan tak pernah sama.

1. Apa Itu Teh Oolong?
Dilansir dari Tea Tulia, teh oolong bukanlah teh hitam dan bukan pula teh hijau. Oolong mempunyai kategori tersendiri dalam bumi teh.
Namun, karakteristiknya bisa lebih mendekati teh hitam alias teh hijau. Jenis teh oolong tergantung pada gimana seorang tea master mengolah daun teh tersebut.
Dalam proses pembuatan teh oolong, teh hitam dibiarkan mengalami oksidasi secara penuh. Proses ini membikin daun teh berubah menjadi lebih gelap dan menghasilkan aroma unik nan kaya dan sedikit menyerupai malt.
Sementara itu, teh hijau nyaris tidak mengalami oksidasi. Karena itu, daunnya tetap mempertahankan sebagian warna hijau alaminya serta cita rasa segar seperti daun nan baru dipetik.
Teh oolong berada di antara keduanya dan sering disebut sebagai teh nan mengalami oksidasi sebagian (partial oxidation). Namun, tingkat oksidasi oolong dapat sangat bervariasi, mulai dari sekitar 8% hingga 80%, tergantung pada style produksi nan digunakan oleh tea master.
Itulah sebabnya karakter rasa oolong juga bisa sangat beragam. Oolong dengan tingkat oksidasi rendah condong mempunyai karakter nan segar dan ringan seperti teh hijau, sedangkan oolong dengan oksidasi lebih tinggi dapat mempunyai cita rasa nan lebih kaya, dalam, dan malty seperti teh hitam.
2. Perbedaan Teh Oolong dan Teh hitam alias Hitam
Perbedaan utama antara teh oolong dan teh hitam alias teh hijau terletak pada tingkat oksidasi dan corak daunnya. Secara tradisional, daun teh oolong digulung, dipelintir, alias dikerutkan hingga membentuk bola-bola mini nan padat alias helaian daun nan tipis dan memanjang.
Teknik pembentukan daun ini merupakan bagian dari keahlian seorang tea master. Biasanya, oolong mengikuti tradisi pengolahan teh di wilayah asalnya.
Proses penggulungan mempunyai peran krusial lantaran dapat memengaruhi penampilan, warna, dan aroma daun teh nan dihasilkan. Bahkan, langkah dan waktu daun digulung selama proses produksi dapat memberikan pengaruh terhadap karakter akhir teh, termasuk arah cita rasa nan dihasilkan.
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·