Jakarta, CNN Indonesia --
Ketua Tim Pengawas Haji DPR 2026 Cucun Ahmad Syamsurizal mengungkap hasil pengawasan nan dilakukan lembaganya mengenai penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.
Catatan pertama mengenai pelayanan aktivitas haji saat kehadiran jemaah di Madinah.
Cucun memandang bahwa pelayanan di Madinah menunjukkan lompatan perbaikan nan cukup besar dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Lompatan salah satunya terjadi pada letak penginapan jemaah haji.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Penempatan jemaah tidak terlalu jauh dari Masjid Nabawi. Pokoknya kita sudah pertimbangan semua Madinah dari Timwas ini, kita berambisi dipertahankan apalagi lebih ditingkatkan. Salah satu sejarah di era pemerintahan Pak Presiden Prabowo, Prabowo ini, betul-betul negara ini melayani dan dengan perangkatnya Kementerian Haji ini mengurus jemaah, melayani jemaah ini dengan hati dan dengan persiapan nan matang," katanya saat menjadi narasumber Program Spesial CNNIndonesia TV, Mengawal Perjalanan Ibadah Haji Jemaah Indonesia, Rabu (27/5).
Terkait dengan pengawasan di Makkah, Cucun mengungkapkan beberapa hasil pengawasan.
Pertama mengenai penyediaan transportasi bagi jemaah.
Cucun mengatakan bahwa sampai dengan penyelenggaraan puncak haji pada Selasa (26/5) kemarin alias saat wukuf di Padang Arafah, lanjut ke prosesi haji lainnya, tidak ada masalah berfaedah nan ditemukan oleh Tim Pengawas Haji DPR.
Menurutnya, penyediaan transportasi jemaah sudah terorganisir dengan baik.
"Kita awasi alhamdulillah di tahun ini sudah mulai terorganisir, walaupun tetap ada keluhan di misalkan di sektor 7, 8, 9 lantaran berdampingan dengan jemaah Nigeria. Kadang-kadang berangkat, mereka ikut ke bisnya Indonesia. Nah, ini perlu ke depan ditertibkan," katanya.
Kedua, mengenai penyediaan hotel. Cucun mengatakan Timwas Haji DPR tetap menemukan jarak hotel melebihi 4,5 kilometer nan merupakan kesepakatan Panja DPR.
Syukurnya, kelebihan jarak itu bisa tertangani dengan bus Salawat ini.
"Agar ini tidak terjadi, ke depan ini kita bisa mem-booking hotel-hotel ini betul-betul nan tidak jauh jaraknya sehingga jemaah untuk menuju ke Masjidil Haram tidak terlalu jauh," katanya.
[Gambas:Youtube]
Selain jarak, Cucun mengatakan pihaknya juga menemukan ada bilik hotel nan ditempati jemaah secara berlebihan.
Catatan ketiga diberikan Timwas terkait konsumsi untuk jemaah.
Menurutnya, konsumsi jemaah haji sekarang sudah mulai ramah untuk perut jemaah Indonesia.
"Nasinya kelihatannya ini nasi nan lebih ramah. Kemudian lauknya juga, walaupun tetap ada komplain enggak terbiasa makan daging terus, kemudian makan ikan terus. Nah, ini kita apresiasilah peningkatan-peningkatan pelayanan, walaupun catatan-catatan banyak dari tim pengawas ini kelak bakal kita lakukan pertimbangan di Jakarta, rapat pertimbangan dengan Kementerian Haji sebagai panitia pelaksana ibadah haji," katanya.
(agt)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·