Liputan6.com, Jakarta - Aktivitas siang di Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, semula melangkah normal saat Makanan Bergizi Gratis (MBG) dibagikan sekitar pukul 13.00 WIB. Beberapa jam setelah santap siang, sejumlah santri mulai merasakan kondisi tubuh nan tidak biasa.
SZ (15), santriwati menceritakan kejadian sebelum merasakan indikasi keracunan. Dia mengingat menu nan disajikan: nasi putih, telur orak-arik, tempe ramuan Bali, tumis buncis baby corn, dan buah apel.
"Makan MBG jam 13.00 WIB. nan dimakan nasi putih, telur orak-arik, tempe kayak Bali, enggak pedas," kata SZ di RSUD RT Notopuro, Sidoarjo, Jatim.
SZ mulanya menuturkan tidak menemukan keanehan pada nasi maupun lauk. Namun, rasa masam pada sayur tumis membuatnya tidak menghabiskan porsi tersebut.
"Sayur enggak habis, nan kecut dari sayurnya," ujarnya.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·