
Kereta Tabrak Truk Mogok di Jalur Blitar, Begini Kronologi Lengkapnya!
BLITAR - Kereta Api 408 (CL Dhoho) relasi Kertosono–Malang tertabrak truk di pelintasan sebidang resmi JPL 190 Km 120+448, jalur antara Stasiun Blitar–Garum. Kecelakaan terjadi saat truk berakhir di tengah rel setelah mengalami mogok, sehingga menghalangi laju kereta.
Manajer Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengungkapkan kronologi kecelakaan tersebut. Dikatakannya, sebelum kejadian, sistem peringatan di pelintasan telah aktif. Sirene bersuara sebagai tanda kehadiran kereta, dan petugas bersiap menutup palang pintu.
Namun, truk tetap melintas hingga berada di tengah pelintasan dan menyebabkan Kereta Api 408 (CL Dhoho) menabrak.
“Pada saat sirene peringatan sudah bersuara dan petugas bersiap menutup palang pintu, truk tersebut tetap melintas,” ujar Tohari, Rabu (29/4/2026).
“Saat berada di tengah pelintasan, kendaraan tiba-tiba mengalami mogok dengan posisi tidak preipal dengan jalur kereta api, sehingga menghalangi ruang bebas jalur kereta api,”lanjutnya.
Petugas pelintasan sempat memberikan isyarat semboyan 3 untuk menghentikan laju KA 408. Jarak nan terlalu dekat membikin kereta tidak dapat berhenti, sehingga tabrakan tidak terhindarkan.
Akibat kecelakaan tersebut, lokomotif mengalami gangguan teknis berupa patahnya plug keran. Kereta sempat berakhir di letak kejadian, sementara masinis dan asisten masinis dipastikan selamat.
KAI Daop 7 Madiun segera berkoordinasi dengan PPKA, petugas pengamanan, dan tim sarana untuk penanganan di lapangan. Evakuasi truk selesai pada pukul 22.00 WIB sehingga jalur kembali dapat dilalui.
Perbaikan lokomotif selesai pada pukul 22.35 WIB. KA 408 kemudian melanjutkan perjalanan secara melangkah mundur menuju Stasiun Blitar dengan kecepatan terbatas 5 km/jam, didahului petugas bersemboyan 3 sebagai pengamanan.
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·