Keracunan MBG Sekolah Taiwan, 87 Siswa Kena-Pengelola Didenda Rp 109 M

Sedang Trending 42 menit yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - Program makan bergizi cuma-cuma (MBG) di Taiwan kembali menjadi sorotan. Sebanyak 87 siswa di sebuah sekolah menengah di Taipei mengalami diare setelah menyantap makanan nan disediakan kantin sekolah.

Mengutip siaran resmi Taipe City Departemen of Health, Jumat (11/9/2026), Dinas Kesehatan Kota Taipei menerima laporan pada 8 September mengenai puluhan siswa nan mengalami indikasi nan diduga sebagai keracunan makanan. Para siswa tersebut diketahui menyantap makanan dari bagian penyedia makanan panas di Cheng Yuan High School 7 September.

Namun, mulai sekitar pukul 22.00 pada hari nan sama, sejumlah siswa dilaporkan mengalami diare. Karena jumlah siswa nan mengalami indikasi mencapai 87 orang alias lebih dari 50 orang, Dinas Kesehatan Taipei langsung melakukan penyelidikan, mengambil sampel dan memerintahkan penyedia makanan tersebut menghentikan sementara operasionalnya.

Temukan Pelanggaran & Denda Rp 109 M

Dalam pemeriksaan di lokasi, petugas menemukan setidaknya lima masalah mengenai kebersihan. Di antaranya adalah bagian bawah lemari pendingin nan kotor, lantai nan tergenang air, rak nan kotor serta bagian bingkai nan kotor.

Dinas Kesehatan Taipei kemudian memerintahkan pengelola untuk memperbaiki seluruh masalah tersebut paling lambat 11 September 2026. Jika hasil pemeriksaan nantinya memastikan kasus tersebut merupakan keracunan makanan, pengelola dapat dikenakan denda berasas Undang-Undang Pengelolaan Keamanan dan Kebersihan Pangan Taiwan.

Denda tersebut berkisar NT$60.000 hingga NT$200 juta. Jika menggunakan rupiah maka denda berkisar antara Rp33 juta hingga Rp109 miliar.

Sampel-Sampel Diperiksa

Untuk mencari penyebab kejadian, petugas mengambil total 11 sampel nan terdiri dari sisa makanan, sampel lingkungan dan sampel dari tangan pekerja. Dinas Kesehatan Taipei tetap menunggu hasil pemeriksaan terhadap sampel makanan, lingkungan serta manusia sebelum menentukan apakah kejadian tersebut betul-betul masuk kategori keracunan makanan.

Pemerintah Taipei juga mengingatkan masyarakat untuk memperhatikan kebersihan makanan. Warga diminta memastikan bahan makanan dimasak hingga matang, segera mengonsumsi makanan setelah dimasak alias menyimpannya dalam kondisi dingin.

Kasus ini terjadi tidak lama setelah Taipei menerapkan kebijakan makan siang sekolah cuma-cuma bagi siswa. Pemerintah setempat pun tengah menjadi sorotan mengenai keamanan dan kualitas makanan nan diberikan kepada para pelajar.

(sef/sef) [Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News