BCA Expo 2026 Dorong KPR hingga UMKM, Upaya Gerakkan Ekonomi Nasional

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Executive Vice President (EVP) Consumer Credit Division BCA sekaligus Ketua panitia BCA Expo 2026 Melani Megawati saat memberikan sambutan di aktivitas BCA Expo 2026 di ICE BSD, Tangerang, Jumat (11/9/2026). Foto: Nur Pangesti/kumparan

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) resmi menggelar BCA Expo 2026 di tujuh kota besar di Indonesia. Kegiatan ini menghadirkan beragam program pembiayaan, mulai dari Kredit Pemilikan Rumah (KPR), Kredit Kendaraan Bermotor (KKB), hingga Kredit Sepeda Motor (KSM), sekaligus menggandeng UMKM dan mitra strategis BCA.

Executive Vice President (EVP) Consumer Credit Division BCA sekaligus Ketua panitia BCA Expo 2026, Melani Megawati, mengatakan BCA Expo merupakan agenda tahunan nan menjadi sarana untuk mendukung upaya para mitra strategis sekaligus memberikan pengalaman dan apresiasi bagi nasabah.

“BCA Expo adalah event tahunan dari BCA nan menjadi sarana untuk membantu mendukung upaya bagi mitra strategis kami dan lebih luas lagi berkontribusi kepada pertumbuhan ekonomi sehingga kami terus berupaya menjadikan event ini lebih nyaman dan spesial bagi para nasabah,” kata Melani saat aktivitas Pembukaan BCA Expo 20206 di ICE BSD City, Jumat (11/9).

Melani mengungkapkan, rangkaian BCA Expo 2026 mulai digelar di Surabaya pada 21-23 Agustus 2026, kemudian Malang pada 22-23 Agustus, Semarang pada 8-13 September, serta Jabodetabek dan Medan pada 11-13 September. Sementara itu, Bandung dan Bali menjadi letak penyelenggaraan pada 12-13 September 2026.

Selain secara offline, masyarakat juga dapat mengakses BCA Expo 2026 secara online melalui laman expo.bca.go.id hingga 31 Oktober 2026.

Managing Director of Consumer Banking BCA Haryanto T. Budiman di aktivitas BCA Expo 2026 di ICE BSD, Tangerang, Jumat (11/9/2026). Foto: Nur Pangesti/kumparan

Managing Director of Consumer Banking BCA Haryanto T. Budiman mengatakan BCA Expo biasanya digelar dua kali dalam setahun. Selain menjadi momentum memberikan apresiasi kepada nasabah, gelaran tersebut juga menjadi sarana BCA menawarkan beragam program pembiayaan dan produk keuangan.

“Tujuannya adalah memberikan kesempatan dan apresiasi kepada nasabah. Kita berikan promo-promo spesial untuk KPR, KKB, KSM, dan produk-produk nan kita tawarkan kepada pengguna nan lain,” kata Haryanto.

Haryanto menilai sektor properti menjadi salah satu konsentrasi lantaran mempunyai pengaruh berganda terhadap perekonomian. Pertumbuhan KPR dinilai dapat ikut mendorong beragam industri turunannya.

Pada gelaran expo sebelumnya, BCA mencatat terdapat sekitar 17 ribu aplikasi KPR dengan nilai pengajuan mencapai Rp 34 triliun nan berasal dari pengajuan offline maupun online.

“Kontribusinya besar sekali untuk pertumbuhan angsuran KPR kita, khususnya di sektor primary,” ujarnya.

Selain KPR, program expo juga disebut memberikan akibat positif terhadap penyaluran KKB dan KSM. Untuk menarik minat masyarakat, BCA menawarkan sejumlah program pembiayaan selama BCA Expo 2026. Salah satunya KPR dengan kembang mulai 1,23 persen fixed selama satu tahun.

Selain itu, BCA juga memperkenalkan program KPR Fixed Terencana. Program tersebut memungkinkan pengguna dapat langsung merencanakan pembayaran bunga.

“Jadi kenaikannya ke floating tidak terlalu tajam dan floating rate BCA tidak pernah naik dari dulu sampe sekarang 11 persen meskipun ada penyesuaian dari suku kembang Bank Indonesia,” ujar Haryanto.

Direktur BCA Santoso Liem di aktivitas BCA Expo 2026 di ICE BSD, Tangerang, Jumat (11/9/2026). Foto: Nur Pangesti/kumparan

Lebih lanjut, Direktur BCA Santoso Liem menambahkan BCA Expo 2026 juga menghadirkan kebutuhan konsumsi masyarakat lainnya melalui kehadiran Tiket.com dan Blibli.

Menurutnya, program tersebut menjadi salah satu pembeda pada expo tahun ini. BCA menawarkan sejumlah benefit perjalanan, termasuk cashback voucher dengan nilai maksimal hingga Rp2 juta.

Selain itu, tersedia pula program angsuran hingga 12 bulan dengan kembang 0 persen untuk transaksi tertentu.

Santoso mengatakan kebutuhan masyarakat saat ini tidak hanya berangkaian dengan kepemilikan rumah dan kendaraan, tetapi juga perjalanan dan hiburan.

“Setiap individu, family selalu mau punya rumah, punya mobil, punya kendaraan. Tetapi juga butuh momentum untuk healing. Jadi butuh travel,” kata Santoso.

Di sisi lain, BCA juga membawa semangat pemberdayaan UMKM dalam BCA Expo 2026. Keterlibatan mitra bimbingan diharapkan dapat membuka akses pasar nan lebih luas bagi pelaku upaya lokal.

Santoso mengatakan penguatan beragam sektor tersebut pada akhirnya diharapkan dapat menciptakan pengaruh berganda terhadap perekonomian.

“Ujung-ujungnya diharapkan dengan terus-menerus mendorong dari properti, mendorong daripada transportasi, juga pariwisata, otomatis meningkatkan daya beli,” ujarnya.

Santoso menilai ketika aktivitas ekonomi terus bergerak dari beragam sektor, dampaknya diharapkan dapat dirasakan lebih luas terhadap perekonomian nasional.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan