
Kepala BGN soal Anggaran Video Conference Rp5,7 Miliar untuk Program MBG (Foto: Okezone)
JAKARTA - Badan Gizi Nasional (BGN) menjelaskan mengenai pengadaan jasa video conference senilai Rp5,7 miliar untuk periode April hingga Desember 2026.
Kepala BGN Dadan Hindayana mengatakan, jasa tersebut disiapkan untuk mendukung penyelenggaraan program makan bergizi cuma-cuma (MBG) nan memerlukan koordinasi luas, penyampaian pengarahan teknis secara seragam, serta edukasi kepada beragam pemangku kepentingan di tingkat pusat dan daerah.
"Pelaksanaan program makan bergizi tidak hanya berjuntai pada pengedaran jasa di lapangan, tetapi juga pada keahlian BGN memastikan seluruh pelaksana memahami arahan, pedoman, dan standar penyelenggaraan nan sama," kata Dadan dalam keterangannya, Jakarta, Minggu (26/4/2026).
Dadan menambahkan, lantaran itu, sarana komunikasi digital dengan kapabilitas besar diperlukan untuk menjaga keselarasan info di seluruh jenjang penyelenggaraan program.
“Program makan bergizi melibatkan banyak pihak, mulai dari pusat, pemerintah daerah, satuan pelayanan, hingga pelaksana di lapangan. Dalam situasi seperti ini, koordinasi nan cepat, serentak, dan terdokumentasi menjadi bagian krusial dari keberhasilan program,” ujar Dadan.
Menurut Dadan, jasa video conference tersebut merupakan sistem enterprise terpusat nan dikelola oleh Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) BGN, dengan kapabilitas sekitar 5.000 pengguna aktif dan keahlian menampung hingga 50.000 peserta dalam satu sesi pertemuan virtual.
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·