
Kenapa Nonton Film Porno Bikin Otak Susah Fokus? (Foto: Freepik)
JAKARTA – Kebiasaan mengonsumsi konten pornografi tidak hanya berakibat pada perilaku, tetapi juga dapat memengaruhi langkah kerja otak. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa paparan pornografi nan berlebihan berpotensi menurunkan keahlian fokus, kontrol diri, hingga motivasi seseorang dalam jangka panjang.
Guru Besar FMIPA Universitas Indonesia, Agustino Zulys, menjelaskan bahwa akibat pornografi tidak selalu terlihat secara langsung. Namun, efeknya dapat muncul secara berjenjang dan memengaruhi beragam aspek kehidupan, termasuk keahlian berkonsentrasi dan produktivitas.
“Pornografi tidak membunuhmu hari ini, tapi diam-diam mencuri fokusmu, motivasimu, apalagi masa depanmu,” kata Prof. Zulys dalam unggahan video di akun Instagramnya.
Cara Kerja Otak
Menurutnya, otak manusia secara alami tertarik pada tiga hal, ialah sesuatu nan baru, perihal nan menyenangkan, dan segala sesuatu nan berangkaian dengan reproduksi. Konten pornografi dinilai menggabungkan ketiga unsur tersebut sekaligus.
“Pornografi menggabungkan ketiganya. Setiap kali memandang pornografi, otak melepaskan dopamin, ialah unsur kimia nan memunculkan rasa senang dan mendorong seseorang untuk mengulang perilaku tersebut,” jelasnya.
Kondisi ini semakin diperkuat oleh kemudahan akses internet nan memungkinkan seseorang memperoleh beragam jenis konten secara sigap dan tanpa batas. Akibatnya, otak terus-menerus menerima rangsangan nan tinggi.
“Masalahnya, internet menyediakan stimulus tanpa batas. Satu klik, ratusan video, ribuan variasi. Akibatnya, otak mengalami desensitisasi alias penurunan sensitivitas. Sesuatu nan sebelumnya dianggap menarik lama-kelamaan terasa biasa saja,” ujarnya.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·