
Kasus Hantavirus nan belakangan ramai diperbincangkan membikin banyak masyarakat cemas (Foto: freepik)
JAKARTA - Kasus Hantavirus nan belakangan ramai diperbincangkan membikin banyak masyarakat khawatir. Meski tergolong langka, jangkitan virus ini dapat rawan lantaran bisa menyerang paru-paru hingga ginjal dan menyebabkan kondisi fatal jika tidak segera ditangani.
Diketahui, kemunculan kasus hantavirus sempat menjadi sorotan setelah ditemukan pada kapal pesiar MV Hondius tujuan Tenerife, Spanyol, nan dilaporkan menyebabkan tiga orang meninggal dunia.
Dokter Spesialis Penyakit Dalam Bethsaida Hospital, dr. Rio Yansen Cikutra, menjelaskan bahwa hantavirus merupakan golongan virus nan umumnya ditularkan melalui hewan pengerat, terutama tikus.
Virus ini dapat menyebabkan dua sindrom utama pada manusia, ialah Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) nan menyerang paru-paru dan sistem pernapasan, serta Hemorrhagic Fever with Renal Syndrome (HFRS) nan menyerang ginjal dan pembuluh darah.
“Infeksi Hantavirus paling sering terjadi melalui airborne transmission, ialah saat seseorang menghirup partikel udara nan terkontaminasi urine, air liur, alias kotoran tikus nan terinfeksi,” kata dr. Rio dalam keterangannya.
Proses Penularan Hantavirus
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari
Follow
Berita Terkait
Telusuri buletin women lainnya
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·