Felldy Utama
, Jurnalis-Kamis, 22 Oktober 2026 |18:07 WIB

Direktur PWNI Kemlu RI Heni Hamidah.
JAKARTA - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memastikan bahwa sejauh ini belum ada Warga Negara Indonesia (WNI) nan terjangkit pandemi virus Ebola di area Afrika Timur dan Tengah. Pemerintah terus memantau situasi di wilayah terdampak, khususnya Republik Kenya dan Republik Demokratik Kongo, Kamis (22/10/2026).
Direktur Perlindungan WNI Kemlu, Heni Hamidah, menyatakan bahwa pemerintah terus memantau perkembangan situasi penyebaran virus tersebut melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Nairobi.
"Kemlu memantau secara dekat melalui KBRI Nairobi dalam perihal ini, khususnya memantau perkembangan situasi pandemi Ebola nan menyebar di wilayah Republik Kenya maupun Republik Demokratik Kongo," kata Heni dalam konvensi pers di Gedung Kemlu RI, Jakarta, Kamis (22/10/2026).
Berdasarkan laporan terkini dari perwakilan RI di wilayah tersebut, WNI nan tinggal di negara-negara terdampak dipastikan tetap dalam kondisi aman.
"Sampai saat ini tetap belum terdapat laporan ada WNI nan terjangkit alias terdampak," ujarnya.
Kendati situasi tetap terkendali bagi WNI, Heni menegaskan bahwa Kemlu tidak bakal lengah. Pihaknya bakal terus memperbarui info dan meningkatkan koordinasi dengan otoritas kesehatan maupun pemerintah setempat guna mengantisipasi hal-hal nan tidak diinginkan.
"Kita bakal terus memantau dan berkoordinasi dengan otoritas setempat tentunya," pungkas Heni.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan buletin terkini dengan jeli dan terpercaya. Ikuti info terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa krusial lainnya, langsung dari sumber nan terpercaya.
42 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·