Jakarta - Kementerian Transmigrasi (Kementrans) berbareng para perwakilan dari perguruan tinggi mengumumkan hasil seleksi Tim Ekspedisi Patriot 2026 (TEP 2026).
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementrans, Edy Gunawan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya terhadap seluruh peserta TEP 2026. Ia mengatakan proses rekrutmen Tim Ekspedisi Patriot 2026 telah menarik antusiasme ribuan mahasiswa.
"Sebanyak 10.359 peserta dari beragam daerah, perguruan tinggi dengan beragam disiplin ilmu, dan latar belakang telah mendaftarkan diri untuk menjadi bagian dari pembangunan dan pengembangan area transmigrasi di beragam wilayah Indonesia," jelas Edy, dalam aktivitas Pengumuman Hasil Rekrutmen TEP 2026, di Jakarta, Selasa (2/6/2026).
Dengan antusiasme nan besar dari pendaftar, Edy turut menyampaikan apresiasi bagi peserta nan belum berkesempatan untuk berasosiasi dalam TEP 2026. Menurutnya, peserta nan lolos maupun tidak, telah menunjukkan potensi terbaik dan komitmen terhadap pembangunan wilayah transmigrasi.
Di sisi lain, Kementrans tetap menyediakan wadah bagi peserta nan belum lolos melalui Komunitas Sahabat Patriot. Komunitas ini merupakan wadah pembelajaran, pengembangan kapasitas, kolaborasi, pertukaran pengetahuan, dan pengabdian berkelanjutan.
"Kami meyakini bahwa seluruh pendaftar ini merupakan aset bangsa nan mempunyai semangat nan sama untuk membangun Indonesia. nan membedakan tentunya hanya kesempatan dan waktu dalam pengabdiannya," ujar Edy.
Insentif hingga Akomodasi bagi Peserta
Direktur Pemberdayaan Masyarakat Transmigrasi Ditjen PEMT Kementrans, Bondan Djati Utami menyatakan pihaknya menyediakan beberapa akomodasi bagi 1.230 peserta TEP 2026.
"Yang pertama, ini adalah mengenai dengan honor. Nah, ini honor kita dibayar berasas INKINDO (Ikatan Nasional Konsultan Indonesia). Jadi, ini nan kita berikan ada dasarnya INKINDO," jelas Bondan.
Selain insentif, peserta TEP 2026 juga bakal difasilitasi dengan perjalanan dinas, akomodasi berupa sewa rumah dan kendaraan, serta biaya riset dan pendampingan.
Bagi peserta TEP 2026 nan mau memandang hasil rekrutmen bisa mengunjungi laman tep.transmigrasi.go.id/status, lampau masukkan nomor identitas (NIK alias nomor paspor) nan digunakan saat pendaftaran.
Peserta bisa mengklik tombol pencarian alias periksa status, kemudian sistem bakal menampilkan hasil rekrutmen peserta secara individual.
Sebagai informasi, 1.230 peserta nan lolos rekrutmen bakal tergabung dalam 246 tim dan terdaftar melalui 10 kampus mitra penyelenggara. Masing-masing tim terdiri dari satu ketua tim dan empat anggota. Adapun rincian jumlah tim dan peserta pada masing-masing kampus mitra sebagai berikut:
1. Institut Teknologi Bandung (ITB): 24 tim dengan 120 anggota.
2. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS): 25 tim dengan 125 anggota.
3. Institut Pertanian Bogor (IPB): 25 tim dengan 125 anggota.
4. Universitas Indonesia (UI): 25 tim dengan 125 anggota.
5. Universitas Gadjah Mada (UGM): 24 tim dengan 120 anggota.
6. Universitas Diponegoro (Undip): 24 tim dengan 120 anggota.
7. Universitas Padjadjaran (Unpad): 24 tim dengan 120 anggota.
8. Universitas Airlangga (Unair): 25 tim dengan 125 anggota.
9. Universitas Brawijaya (UB): 25 tim dengan 125 anggota.
10. Universitas Hasanuddin (Unhas): 25 tim dengan 125 anggota. (prf/ega)
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·