KemenPU & PT PP Targekan Perbaikan Huntara Aceh Utara Rampung 1 Pekan

Sedang Trending 16 jam yang lalu

Jakarta -

PT PP (Persero) Tbk ('PTPP') berbareng Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melakukan penanganan terhadap akibat cuaca ekstrem berupa angin puting beliung nan menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, pada Selasa (2/6) sekitar pukul 17.10 WIB. Peristiwa tersebut berakibat pada beberapa bagian gedung kediaman sementara (huntara) di Kecamatan Langkahan nan sebelumnya dibangun Kementerian PU untuk menampung masyarakat terdampak bencana.

Menteri PU Dody Hanggodo menginstruksikan jejeran Kementerian PU melalui Satuan Kerja Prasarana Strategis Aceh untuk segera melakukan penanganan dan perbaikan pada huntara nan terdampak agar masyarakat dapat kembali menempati kediaman tersebut dengan kondusif dan nyaman.

"Saya telah menginstruksikan jejeran Kementerian PU untuk segera melakukan perbaikan terhadap huntara nan terdampak cuaca ekstrem di Kecamatan Langkahan. Keselamatan dan kenyamanan masyarakat menjadi prioritas utama, sehingga penanganan kudu dilakukan secepat mungkin agar penduduk dapat kembali beraktivitas dengan normal," kata Dody Hanggodo dalam keterangan tertulis, Kamis (3/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menindaklanjuti pengarahan tersebut, Tim Teknis Satuan Kerja Prasarana Strategis Aceh berbareng PTPP selaku kontraktor pelaksana segera turun ke letak untuk melakukan pendataan kondisi bangunan, membersihkan material nan terdampak, serta menyiapkan langkah-langkah percepatan perbaikan. Koordinasi juga dilakukan dengan pemerintah wilayah dan pihak mengenai guna memastikan proses penanganan melangkah efektif dan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi selama masa perbaikan.

Sementara itu, Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo memastikan pihaknya terus mendukung penuh upaya percepatan penanganan nan dilakukan pemerintah serta memastikan akomodasi nan dibangun dapat kembali berfaedah secara optimal.

"Sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembangunan infrastruktur, Tim PTPP telah berada di letak sejak malam kejadian untuk melakukan asesmen dan menyiapkan langkah perbaikan. Prioritas kami adalah memastikan masyarakat tetap mendapatkan tempat tinggal nan kondusif dan layak selama proses pemulihan berlangsung," ujar Joko Raharjo.

PT PP berbareng Kementerian PU menargetkan proses perbaikan dapat diselesaikan dalam waktu sekitar satu minggu. Selama proses tersebut berlangsung, langkah-langkah penanganan darurat terus dilakukan untuk menjaga kenyamanan dan keamanan masyarakat nan menempati huntara.

Berkat sistem bangunan modular nan digunakan, proses pemulihan diperkirakan dapat dilakukan lebih sigap dibanding metode konvensional. Setiap unit dilengkapi insulated panel, ventilasi, exhaust fan, dan kipas angin guna menjaga kenyamanan penghuni. Selain itu tersedia beragam akomodasi pendukung seperti toilet komunal, area cuci, dapur bersama, jaringan listrik dan pencahayaan, serta sistem air bersih dan sanitasi nan memadai.

"PT PP senantiasa berkomitmen menghadirkan prasarana nan berkualitas, aman, dan berkepanjangan serta terus mendukung upaya pemerintah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, termasuk dalam penanganan dan pemulihan pascabencana," tutupnya.


(akn/ega)

Selengkapnya
Sumber detik finance
detik finance