Menlu Sugiono Bertemu Menlu Madagaskar, Bahas Kerja Sama Politik hingga Ekonomi

Sedang Trending 5 jam yang lalu
Menlu Sugiono menggelar bilateral meeting dengan Menteri Luar Negeri Republik Madagaskar Alice N'Diaye di Kemlu RI, Jakarta, Rabu (3/6/2026). Foto: Zamachsyari/kumparan

Menteri Luar Negeri RI Sugiono menerima kunjungan Menteri Luar Negeri Republik Madagaskar Alice N'Diaye di Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Rabu (3/6). Pertemuan tersebut membahas penguatan hubungan bilateral kedua negara di bagian politik, ekonomi, pendidikan, hingga kerja sama regional dan global.

Dalam pernyataan pers berbareng usai pertemuan, Sugiono menyebut kunjungan tersebut menjadi momentum krusial untuk memperkuat hubungan Indonesia dan Madagaskar nan telah terjalin selama lebih dari lima dekade.

"Merupakan suatu kehormatan bagi saya untuk menyambut Menteri N'Diay di Jakarta pada kunjungan pertamanya sebagai Menteri Luar Negeri. Dan seperti nan kita semua pahami, Indonesia dan Madagaskar telah menikmati lebih dari lima dasawarsa hubungan bilateral nan hangat dan bersahabat, nan berakar pada ikatan sejarah dan sosial-budaya nan mendalam," kata Sugiono.

Menurutnya, Madagaskar merupakan salah satu mitra krusial Indonesia di area Afrika sekaligus mitra strategis dalam mendorong kerja sama negara-negara Global South.

"Kunjungan ini menegaskan kembali persahabatan nan kuat dan terus berkembang antara kedua negara kita, serta komitmen berbareng kita untuk lebih memperkuat kerja sama bilateral dan mempromosikan kemitraan Global South nan lebih inklusif dan makmur," ujarnya.

Tanda Tangani Dua Perjanjian Penting

Sugiono mengungkapkan kedua negara telah menandatangani nota kesepahaman pembentukan Komisi Gabungan Kerja Sama Bilateral serta perjanjian pembebasan visa bagi pemegang paspor diplomatik dan dinas.

"Dan di bagian kerja sama politik, kita telah mencapai tonggak penting, nan terjadi beberapa menit nan lalu, kita telah menandatangani dua perjanjian kunci: nota kesepahaman tentang pembentukan Komisi Gabungan Kerja Sama Bilateral dan perjanjian pembebasan visa untuk pemegang paspor diplomatik dan dinas," ujarnya.

Menlu Sugiono menggelar bilateral meeting dengan Menteri Luar Negeri Republik Madagaskar Alice N'Diaye di Kemlu RI, Jakarta, Rabu (3/6/2026). Foto: Zamachsyari/kumparan

Menurut Sugiono, kedua perjanjian tersebut bakal memperkuat kerangka kelembagaan hubungan bilateral sekaligus mempermudah koordinasi antar pejabat pemerintah kedua negara.

Selain itu, Madagaskar juga menyampaikan minat untuk memberikan kemudahan visa bagi kalangan tertentu, khususnya pelaku usaha, guna memperkuat hubungan ekonomi kedua negara.

"Dan dalam pertemuan tersebut, Menteri N'Diaye juga menyebut tentang pelonggaran proses visa alias mungkin pembebasan ujian bagi sebagian orang, bagi organisasi bisnis, sehingga kerja sama ekonomi dan kemitraan upaya antara Indonesia dan Madagaskar dapat tumbuh lebih luas," katanya.

Dorong Peningkatan Perdagangan dan Investasi

Dalam sektor ekonomi, kedua negara mencatat perkembangan positif perdagangan bilateral dan sepakat untuk memperluas kesempatan investasi serta kemitraan bisnis.

Sugiono mengatakan pembahasan mencakup beragam kesempatan kerja sama di sektor energi, keuangan, ekonomi kreatif, hingga ketahanan pangan.

"Kami juga membahas beragam kemungkinan saling mendukung dalam kebutuhan industri dan domestik serta kerja sama pembangunan dan mengeksplorasi kesempatan untuk memperdalam kerja sama dan kerjasama di sektor-sektor nan menawarkan potensi signifikan, termasuk energi, keuangan, dan ekonomi kreatif," ujarnya.

Selain itu, kedua negara juga membahas upaya memperkuat ketahanan pangan dan peningkatan produksi pangan di tengah tantangan global.

"Dan kami juga membahas tentang ketahanan pangan dan langkah-langkah ke depan nan dapat kita lakukan untuk dapat mengamankan produksi pangan kita. Dan kami juga membahas kerjasama konkret dalam daya bersih dan inisiatif ekonomi biru," lanjut Sugiono.

Perkuat Kerja Sama Pendidikan

Di bagian pendidikan, Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus mendukung Madagaskar melalui beragam program training dan peningkatan kapabilitas sumber daya manusia.

Sugiono juga mendorong peningkatan partisipasi mahasiswa Madagaskar dalam beragam program pendidikan nan disediakan Indonesia.

"Dan saya juga menegaskan kembali komitmen Indonesia untuk terus mendukung Madagaskar melalui beragam program. Dan kami mengundang partisipasi nan lebih besar dari mahasiswa Madagaskar dalam inisiatif-inisiatif ini," kata dia.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan