Kematian Orang Utan Sempurna Tuai Sorotan Tajam Senayan

Sedang Trending 2 minggu yang lalu
Jakarta -

Kematian seekor orang utan Kalimantan (pongo pygmaeus) berjulukan Sempurna di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat (Kalbar), akibat asap kebakaran rimba dan lahan (karhutla) mendapat sorotan tajam dari personil DPR. Sejumlah personil dan ketua komisi di DPR mendesak adanya patokan perlindungan satwa saat karhutla terjadi.

Sempurna ditemukan dari laporan masyarakat dalam kondisi sangat lemah dan mengalami gangguan pernapasan di Dusun Sempurna, Desa Kuala Satong, Kecamatan Matan Hilir Utara, Kabupaten Ketapang, pada Minggu (30/8). Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalbar berbareng Yayasan International Animal Rescue Indonesia (YIARI) segera melakukan upaya pengamanan dan merawat Sempurna.

Namun sayang, pada Kamis (3/9), Kementerian Kehutanan (Kemenhut) mengonfirmasi kematian Sempurna setelah beberap hari mendapatkan perawatan dan penanganan medis. Kepala BKSDA Kalbar, Murlan Dameria Pane, menyampaikan duka cita atas kematian Sempurna.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami sangat menyayangkan Sempurna tidak dapat diselamatkan. Sejak menerima laporan dari masyarakat, tim BKSDA Kalimantan Barat berbareng YIARI segera melakukan pemindahan dan memberikan penanganan medis sesuai dengan kondisi satwa. Pemeriksaan lebih lanjut juga dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan serta aspek nan diduga berkontribusi terhadap kematiannya," kata Murlan.


Perlunya SOP Lindungi Satwa Saat Karhutla

Wakil Ketua Komisi IV DPR Fraksi PDIP, Alex Indra Lukman, meminta Kemenhut menyusun standard operating procedure (SOP) unik untuk melindungi satwa saat terjadi karhutla. Desakan ini buntut matinya Sempurna akibat asap karhutla.

"Kemenhut kudu menyusun SOP mengenai perlindungan terhadap satwa nan dilindungi jika terjadi karhutla, misalnya dalam menghadapi kabut asap, manusia bisa menggunakan masker tetapi gimana dengan satwa nan dilindungi," kata Alex kepada wartawan, Jumat (4/9).

Alex mengatakan wilayah konservasi semestinya mendapatkan perlindungan dari beragam gangguan, termasuk karhutla. Alex mendesak ada hukuman tegas bagi pelaku karhutla.


"Wilayah konservasi harusnya terlindungi dari gangguan apalagi musibah nan disebabkan oleh manusia, oleh lantaran itu kudu ada tindakan tegas bukan hanya administratif pada para pelaku," ujarnya.

Politikus PDIP ini menilai karhutla sudah bisa dikategorikan sebagai musibah lantaran berakibat jelek terhadap beragam sektor kehidupan. Sebab itu, menurutnya, penanganannya tidak boleh dilakukan secara sektoral.

"Kebakaran rimba dan lahan adalah musibah lantaran sudah berakibat jelek pada beragam sektor kehidupan termasuk pada satwa nan dilindungi maka kudu diatasi dengan sistem penanggulangan bencana, di mana kudu diberlakukan tanggap darurat serta penanganan nan terpadu, tidak lagi sektoral," jelasnya.

"Untuk terpadu, maka kudu ada satu lembaga nan bertanggung jawab penuh dalam pelaksanaannya, dalam perihal ini kita telah lama membentuk Badan Penanggulangan Bencana Nasional," imbuh dia.


Alarm Keras Krisis Karhutla

Kematian orang utan Sempurna lantaran karhutla dinilai personil Komisi IV DPR sekaligus Ketua DPP PKB, Daniel Johan, sebagai peringatan keras nan tak bisa ditoleransi lagi.

"Kita semua bersungkawa dan sangat prihatin atas kematian orang utan nan sempat pingsan akibat paparan asap karhutla di Kalimantan Barat. Ini bukan sekadar kehilangan satu perseorangan satwa dilindungi, ini sirine keras bahwa krisis karhutla Kalbar sudah menyentuh titik nan tidak bisa lagi ditoleransi," kata Daniel Johan terpisah.

Daniel menilai akibat karhutla tidak hanya dirasakan manusia dan orang utan. Menurut dia, sejumlah satwa lain turut terkena akibat sehingga menunjukkan luasnya kerusakan ekologis akibat karhutla.

Orang utan di Ketapang dievakuasi dari kebun penduduk lantaran terpapar asap karhutla. (dok YIARI)Orang utan Sempurna di Ketapang dievakuasi dari kebun penduduk lantaran terpapar asap karhutla. (Dok. YIARI)

"Kondisi Kalimantan Barat saat ini sangat memprihatinkan. Kualitas udara sudah membahayakan untuk dihirup, bukan hanya oleh satwa, tapi oleh masyarakat nan setiap hari kudu bernapas di tengah kepungan asap," ujarnya.

Meski begitu, Daniel juga mengapresiasi upaya YIARI dan BKSDA Kalbar dalam menangani serta mengevakuasi satwa terdampak karhutla.

"Saya juga mengapresiasi perjuangan masyarakat nan turun tangan memadamkan api dengan segala keterbatasan alat, seperti nan dilakukan oleh 'The Power of Mama' di Kabupaten Ketapang, meski semuanya kaum ibu, tapi perjuangan penduduk sipil di garis depan nan semestinya didukung oleh beragam sarana prasarana memadai, mereka mempertaruhkan jiwa raga agar api segera padam," ungkapnya.

Desakan Evakuasi Satwa Dipercepat

Anggota DPR wilayah pemilihan Kalimantan Timur (dapil Kaltim) Hetifah Sjaifudian turut prihatin atas matinya orang utan Sempurna akibat terdampak asap karhutla di . Hetifah menekankan semestinya penanganan karhutla tak hanya berfokus pada pemadaman api.

"Saya prihatin atas matinya Sempurna, orang utan nan sebelumnya ditemukan dalam kondisi kritis akibat terdampak asap karhutla di Ketapang. Ini menjadi pengingat bahwa karhutla membawa akibat nan luas, bukan hanya bagi manusia, tetapi juga bagi satwa dan ekosistem," kata Hetifah.

Hetifah mendorong BNPB, BKSDA, KLH, pemerintah daerah, serta pihak mengenai lainnya agar memperhatikan keselamatan masyarakat dan satwa dalam penanganan karhutla. Hetifah menegaskan keselamatan masyarakat dan satwa terdampak kudu menjadi perhatian serius dalam penanganan karhutla.

Anggota Komisi VIII DPR ini meminta pemindahan satwa terdampak karhutla di beragam titik di Indonesia dipercepat. Hetifah mengingatkan untuk tak menunggu kondisi karhutla semakin parah.

"Ketika asap sudah membahayakan pernapasan masyarakat dan satwa liar sampai kehilangan nyawa, responsnya tidak boleh menunggu sampai kondisi semakin parah. Harus ada langkah sigap untuk evakuasi, penyelamatan, jasa kesehatan, serta perlindungan bagi masyarakat dan satwa di wilayah terdampak," ungkapnya.

Orang utan di Ketapang dievakuasi dari kebun penduduk lantaran terpapar asap karhutla. (dok YIARI)Orang utan Sempurna di Ketapang dievakuasi dari kebun penduduk lantaran terpapar asap karhutla. (Dok. YIARI)

Politikus Golkar ini juga meminta koordinasi antarlembaga diperkuat. Hetifah menilai koordinasi krusial agar penanganan karhutla di lapangan tidak melangkah sendiri-sendiri.

"Keberhasilan penanganan karhutla selain dari berapa banyak titik api nan sukses dipadamkan juga dari berapa banyak masyarakat nan terlindungi dan berapa banyak satwa serta ekosistem nan sukses diselamatkan," tuturnya.

"Peristiwa ini mengingatkan bahwa karhutla adalah musibah nan dampaknya sangat luas. Karena itu penanganannya juga kudu komprehensif," imbuh dia.

(rfs/aik)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News