Jakarta, CNN Indonesia --
Ditreskrimum Polda Metro Jaya menjadwalkan proses ekshumasi terhadap jasad laki-laki nan disebut sebagai Kepala Rumah Tangga (Karumga) eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Sutrimo di Banyumas, Jawa Tengah pada Rabu (12/8) mendatang.
Sebagai informasi, ekshumasi adalah proses penggalian alias pembongkaran kembali makam alias kuburan untuk mengangkat jenazah nan sudah dikubur. Proses itu dilakukan untuk memastikan kembali kasus kematian nan dianggap janggal.
"Insyaallah hari Rabu besok lusa, kami bakal melakukan ekshumasi di Banyumas," kata Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin di Polda Metro Jaya, Senin (10/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Iman menyebut lewat proses ekshumasi itu diharapkan dapat mengungkap penyebab kematian misterius Sutrimo nan dinilai janggal oleh pihak keluarga.
"Mudah-mudahan kelak dari hasil ekshumasi kita bisa menemukan dan kita bisa menyimpulkan apa nan menjadi penyebab dari kematian nan bersangkutan," tutur dia.
Sebelumnya, pihak family resmi melaporkan persoalan kematian Sutrimo ke Polresta Banyumas. Laporan tersebut dilakukan oleh Suting selaku kerabat mendiang berbareng anaknya, Abhi, pada Sabtu (8/8) malam.
"Adanya tuduhan kejanggalan di pemberitaan, lantaran jika family tahunya sebenarnya pada saat itu tidak ada kejanggalan lantaran kita bersih," ujar ahli bicara family Sutrimo saat membikin laporan di Polresta Banyumas dalam video nan diterima CNNIndonesia.com, Minggu (9/8).
"Pada saat tahu-tahu lantaran dari pemberitaan, lantaran simpang siur berita, begitu kan segala macam," katanya.
Terkait laporan itu, Polresta Banyumas telah menyerahkan penanganan kasus kematian Sutrimo itu ke Polda Metro Jaya. Kapolresta Banyumas Kombes Petrus Silalahi mengaku pihaknya telah berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya mengenai laporan family atas kejanggalan dalam kematian Sutrimo.
"Kemudian dari rangkaian keterangan nan kami peroleh, kami berkoordinasi dengan interogator Polda Metro Jaya untuk kemudian kami bakal melimpahkan LP tersebut kepada Polda Metro Jaya," kata Petrus seperti dikutip dari detikcom, Minggu (9/8).
(dis/gil)
[Gambas:Video CNN]
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·