Kelangkaan Komponen Global Picu Kenaikan Harga Laptop hingga 50%

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
Kelangkaan Komponen Global Picu Kenaikan Harga Laptop hingga 50% Harga komputer dan laptop melonjak seiring naiknya nilai komponen semikonduktor dan gangguan rantai pasok global.(Dok.Istimewa)

KELANGKAAN komponen semikonduktor dan gangguan rantai pasok dunia menyebabkan nilai laptop dan perangkat komputer mengalami kenaikan signifikan. Kondisi tersebut dipicu tingginya permintaan komponen untuk kebutuhan teknologi kepintaran buatan (AI) dan pusat info di seluruh dunia.

Head of Public Relations ASUS Indonesia, Muhammad Firman, mengatakan industri PC dan laptop terdampak langsung lantaran produsen semikonduktor saat ini lebih memprioritaskan pasokan untuk AI info center. Akibatnya, kesiapan prosesor, RAM, dan media penyimpanan untuk perangkat konsumen menjadi terbatas.

“Produk dengan spesifikasi nan sama dibandingkan tahun lampau bisa mengalami kenaikan nilai hingga sekitar 50%. Laptop nan sebelumnya dijual sekitar Rp6 juta sekarang bisa mencapai Rp8 juta,” ujarnya.

Menurut Firman, kenaikan nilai paling dirasakan segmen entry level nan sangat sensitif terhadap harga. Dampaknya, permintaan pada segmen tersebut turun sekitar 20-30% dibandingkan tahun sebelumnya.

Untuk menghadapi kondisi tersebut, ASUS mengalihkan konsentrasi penjualan ke segmen bisnis, komersial, dan enterprise nan tetap memerlukan pembaruan perangkat untuk mendukung operasional perusahaan. Sementara pada segmen konsumen, ASUS tetap menawarkan nilai tambah melalui jasa purna jual, termasuk jasa servis langsung ke letak bagi pengguna lembaga seperti sekolah.

Meski pasokan komponen terbatas, Firman menegaskan teknologi AI sebenarnya telah tersedia pada prosesor dan kartu skematis generasi terbaru. Namun, keterbatasan komponen membikin produsen belum dapat menghadirkan perangkat AI dengan nilai nan lebih terjangkau bagi konsumen. (E-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia