Drone Ukraina Tewaskan 8 Orang di Rusia, Gudang Wildberries Ikut Diserang

Sedang Trending 14 jam yang lalu
Ledakan di atas kota selama serangan rudal dan drone Rusia, di tengah serangan Rusia terhadap Ukraina, di Kyiv, Ukraina, 6 Juli 2026. Foto: REUTERS/Gleb Garanich

Delapan orang tewas akibat serangan drone Ukraina nan menghantam sejumlah wilayah Rusia sejak Sabtu (2/8) malam hingga Minggu (3/8). Selain itu, serangan juga menyasar akomodasi industri, permukiman penduduk hingga penyimpanan milik perusahaan e-commerce terbesar Rusia, Wildberries.

Kementerian Pertahanan Rusia mengeklaim telah mencegat dan menghancurkan 635 drone Ukraina nan diluncurkan sepanjang malam.

Dikutip Reuters, salah satu serangan menghantam penyimpanan Wildberries di wilayah Samara, sekitar 800 kilometer dari garis depan perang. Gubernur Samara Vyacheslav Fedorishchev mengatakan serangan tersebut memicu kebakaran, namun tidak menimbulkan korban jiwa.

Wildberries merupakan platform perdagangan daring terbesar di Rusia dan kerap disebut sebagai pesaing Amazon di negara tersebut. Dalam beberapa pekan terakhir, sejumlah akomodasi perusahaan itu beberapa kali menjadi sasaran serangan drone.

Permukiman dan Fasilitas Strategis Jadi Sasaran

Korban jiwa juga dilaporkan di wilayah Saratov. Gubernur Roman Busargin mengatakan dua penduduk tewas setelah sebuah drone menghantam gedung tempat tinggal di Kota Engels.

Selain area permukiman, sejumlah prasarana sipil di Engels dan Saratov turut mengalami kerusakan.

Wilayah Saratov mempunyai kilang minyak besar, sementara Engels menjadi letak pangkalan udara militer Rusia. Kedua area tersebut berulang kali menjadi sasaran serangan Ukraina sejak perang berlangsung.

Militer Ukraina menyatakan pasukannya sukses menyerang kilang minyak Saratov dan pangkalan udara Engels hingga memicu kebakaran di kedua letak tersebut.

Kiev menyatakan telah menggempur sebuah depot penyimpanan minyak di wilayah Kaluga, Rusia barat.

Di wilayah Udmurtia, tiga orang dilaporkan tewas dan dua lainnya terluka akibat serangan drone. Sementara di wilayah perbatasan Belgorod, otoritas setempat melaporkan tiga orang meninggal bumi dan lima lainnya mengalami luka-luka.

Di Bashkortostan, Gubernur Radiy Khabirov mengatakan sistem pertahanan udara Rusia sukses menggagalkan serangan drone nan menyasar area industri di ibu kota regional Ufa. Salah satu drone ditembak jatuh, namun sempat memicu kebakaran nan kemudian sukses dikendalikan.

Sebuah ledakan menerangi langit di atas kota selama serangan rudal dan drone Rusia, di tengah serangan Rusia terhadap Ukraina, di Kyiv, Ukraina, 2 Juni 2026. Foto: REUTERS/Vladyslav Sodel

Rusia Klaim Balas Serang Ukraina

Di sisi lain, Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan militernya melancarkan serangan jawaban ke sejumlah sasaran di Ukraina.

Moskow mengeklaim menghantam akomodasi prasarana serta dua kapal nan membawa muatan militer di Pelabuhan Mykolaiv. Rusia juga mengaku menyerang sebuah kapal lain nan mengangkut perlengkapan militer di Laut Hitam.

Sementara otoritas Ukraina melaporkan serangan Rusia juga menimbulkan korban jiwa.

Gubernur Zaporizhzhia Ivan Fedorov mengatakan, peledak luncur nan dijatuhkan Rusia menghantam kota tersebut, menewaskan satu orang dan melukai sedikitnya 21 lainnya.

Serangan saling balas antara Rusia dan Ukraina terus meningkat dalam beberapa bulan terakhir. Kiev semakin sering menggunakan drone jarak jauh untuk menyerang sasaran ekonomi, energi, dan logistik jauh di dalam wilayah Rusia, sementara Moskow terus menggempur beragam kota di Ukraina dengan rudal, drone, dan peledak berpemandu.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan