Perdana Menteri Viktor Orbán, nan telah berkuasa selama 16 tahun di Hungaria, menelan kekalahan dalam pemilu pada Minggu (12/4). Kemenangan diraih oleh politikus konservatif Péter Magyar.
Orbán merupakan sosok kontroversial di Hungaria maupun Uni Eropa. Sejumlah pihak di Eropa apalagi menyebutnya sebagai “duri dalam tubuh” Uni Eropa.
Ia dikenal sebagai nasionalis dan sekutu Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Menjelang pemilu, Trump apalagi secara terbuka menyatakan dukungannya kepada Orbán.
Selain itu, Orbán juga dikenal sebagai salah satu pemimpin di Uni Eropa nan mempunyai kedekatan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.
Menyadari kekalahannya, Orbán mengakui hasil pemilu pada Minggu malam.
Sementara itu, kemenangan Magyar disambut pesta besar nan dihadiri ratusan ribu penduduk di ibu kota Budapest. Massa tampak mengibarkan bendera Hungaria dan menari semalaman merayakan kemenangan tersebut.
Dalam komentar pertamanya usai menang, Magyar menyebut kemenangan partainya sebagai sebuah “mukjizat”. Di hadapan pendukungnya, dia mengatakan hasil ini telah membebaskan Hungaria.
“Hari ini, rakyat Hungaria mengatakan ‘ya’ kepada Eropa,” kata Magyar, seperti dikutip dari AFP.
Ia juga berjanji bakal memulihkan sistem check and balance di Hungaria, nan menurutnya melemah di bawah pemerintahan Orbán.
“Saya menjamin berfungsinya kerakyatan di negara ini dan bakal menempatkan Hungaria kembali ke jalurnya,” ujar Magyar.
Sementara itu, laporan komisi pemilu menunjukkan 98,15 persen bunyi telah dihitung. Partai Magyar, Tisza, mengamankan kebanyakan bangku parlemen.
Dari total 199 kursi, Tisza meraih 138 bangku alias sekitar 53,6 persen.
Sedangkan partai Orbán, Fidesz, memperoleh 55 bangku alias sekitar 37,9 persen.
Orbán menyebut hasil tersebut sebagai sesuatu nan menyakitkan.
“Hasil pemilu, meskipun belum final, jelas dan mudah dipahami; bagi kami, hasilnya menyakitkan tetapi tidak ambigu,” kata Orbán.
“Kami belum dipercayakan dengan tanggung jawab dan kesempatan untuk memerintah. Saya mengucapkan selamat kepada partai pemenang,” sambungnya.
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·