Taufik Fajar
, Jurnalis-Minggu, 08 Maret 2026 |16:09 WIB

Menko Airlangga (Foto: Okezone)
JAKARTA - Pemerintah terus mendorong penguatan konsumsi domestik sebagai salah satu penopang utama pertumbuhan ekonomi nasional. Berbagai program stimulus, momentum shopping nasional, serta peningkatan mobilitas selama periode hari besar keagamaan diharapkan dapat menjaga daya beli sekaligus memperkuat keahlian ekonomi pada awal tahun.
“Saya monitor BINA targetnya sekarang Rp53 triliun. Dan ini naik 20% dibandingkan tahun nan lalu. Dan kami berambisi ini bakal terus meningkatkan konsumsi dalam negeri,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Jakarta, Minggu (8/3/2026).
Menko Airlangga menyampaikan bahwa program BINA merupakan bagian dari upaya berbareng untuk memperkuat pasar domestik sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Melalui beragam promosi dan program belanja, aktivitas ini diharapkan dapat meningkatkan aktivitas konsumsi masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri.
BINA Lebaran 2026 bakal diselenggarakan selama 25 hari, mulai dari tanggal 6 hingga 30 Maret 2026, dengan melibatkan sekitar 380 perusahaan, 800 brand, dan lebih dari 80.000 gerai ritel di beragam wilayah Indonesia. Selain itu, program ini juga didukung oleh sekitar 400 pusat perbelanjaan nan menghadirkan beragam promosi dan potongan nilai untuk masyarakat.
Lebih lanjut, guna menjaga momentum pertumbuhan ekonomi pada triwulan pertama tahun ini, Pemerintah juga menyiapkan sejumlah stimulus ekonomi. Stimulus pada triwulan pertama mencakup support pangan bagi sekitar 35 juta family penerima faedah dengan total mencapai Rp11,92 triliun, hingga potongan nilai tarif transportasi selama periode mudik.
Pemerintah juga mendorong kebijakan work from anywhere (WFA) agar masyarakat dapat memanfaatkan beragam insentif transportasi tersebut sekaligus meningkatkan pergerakan ekonomi di beragam wilayah.
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·