Kejagung Tetapkan Dadan CS Tersangka Jadi Bukti Hukum Tak Pandang Bulu

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

Arief Setyadi , Jurnalis-Senin, 08 Juni 2026 |19:23 WIB

Kejagung Tetapkan Dadan CS Tersangka Jadi Bukti Hukum Tak Pandang Bulu

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana ditangkap Kejagung (Foto: Dok Okezone)

JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) menangkap sejumlah petinggi Badan Gizi Nasional (BGN) mengenai kasus dugaan korupsi dianggap sebagai bukti independen dalam penegakan hukum. Sebab, tanpa memandang kedudukan maupun kedekatan seseorang dengan pusat kekuasaan.

Setidaknya ada tiga pucuk ketua BGN nan ditangkap Kejagung, meliputi eks Kepala BGN Dadan Hindayana (DH), dan dua wakilnya, Lodewjk Pusung (LP) dan Sony Sonjaya (SS).

“Ditetapkannya DH, SS dan LP sebagai tersangka oleh pihak Kejaksaan tidaklah mengejutkan lantaran banyak pihak sebelumnya sudah mencium aroma busuk dan praktek korupsi di Badan Gizi Nasional tersebut. Bahkan, di tingkat menengah dan bawah di BGN tersebut juga diduga cukup banyak pihak-pihak nan terlibat dengan perbuatan serupa,” kata Pengamat Sosial Ekonomi dan Keagamaan Anwar Abbas, dikutip Senin (8/6/2026).

Ia menilai penanganan kasus nan melibatkan pejabat tinggi BGN menjadi bukti bahwa proses penegakan norma tetap melangkah terhadap siapa pun nan diduga terlibat pelanggaran hukum. Untuk itu, tindakan Kejagung patut mendapat support dari masyarakat.

“Oleh lantaran itu kita sangat patut memberikan apresiasi kepada pihak Kejaksaan nan telah menangkap dan menersangkakan pentolan-pentolan puncak dari Badan Gizi Nasional tersebut,” katanya.

Anwar juga menyoroti komitmen Presiden Prabowo Subianto nan selama ini berulang kali menyampaikan tekad untuk memberantas korupsi. Namun, dia merasa heran kenapa tetap ada pihak nan nekat melakukan korupsi.

“Kita memang heran kenapa mereka-mereka tetap saja berani melakukan tindak kotor tersebut padahal Prabowo sebagai Presiden sudah acapkali bicara secara terbuka kepada rakyat bahwa dia bakal memberantas praktek korupsi secara bersungguh-sungguh. Jadi apa nan mereka lakukan ini jelas-jelas merupakan pelecehan terhadap presiden Prabowo,” ujarnya.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com