Kecelakaan Bus Rombongan Umrah di Nagreg Bandung, Satu Jemaah Tewas

Sedang Trending 2 jam yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Kecelakaan maut menimpa bus rombongan jemaah umrah di Jalan Raya Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat (Jabar), Jumat (14/8) awal hari WIB.

Dalam peristiwa tersebut satu penumpang jemaah umrah, LS (52) meninggal bumi di letak kejadian. Kecelakaan itu sendiri terjadi di Kampung Paslon, Desa Ciherang--sekitar nyaris dua kilometer dari Simpang Nagreg.

Kanit Gakkum Satlantas Polresta Bandung, IPTU Lilim, mengonfirmasi bahwa bus tersebut mengangkut rombongan ibu-ibu nan baru saja menyelesaikan ibadah umrah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Iya itu laka tunggal kejadiannya sekitar jam 1 dinihari. Iya bus rombongan umrah," ujar Lilim, dikutip dari detikJabar.

Kecelakaan bermulai saat bus bernomor polisi B-7858-ZAA melaju dari arah Bandung menuju Tasikmalaya, Jawa Barat.

"Pada saat di jalan menurun, pengemudi kurang konsentrasi dan waspada dengan situasi nan ada di depannya. Sehingga kendaraan oleng ke sebelah kanan dan menabrak pagar tembok gedung rumah," jelas Lilim.

Benturan keras tersebut menyebabkan satu orang tewas dan beberapa penumpang lainnya mengalami luka-luka.

Dia bilang para korban segera dilarikan ke rumah sakit terdekat sesaat setelah kejadian.

"Saat kejadian 1 korban meninggal bumi dibawa ke RSUD Cicalengka dan sekarang korban sudah dibawa keluarga. Korban luka ringan pun sudah pulang," tambahnya.

Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana, menyatakan pihaknya menerima laporan kecelakaan pada pukul 01.55 WIB. Lalu, sambungnya, Tim rescue segera dikerahkan ke letak untuk melakukan penanganan darurat.

"Setelah menerima info kejadian, tim Rescue Kantor SAR Bandung segera diberangkatkan menuju letak untuk mendukung proses evakuasi," kata Ade.

Setibanya di lokasi, petugas menemukan satu korban dalam kondisi terjepit di dalam badan bus. Petugas campuran kemudian berupaya mengeluarkan korban dari himpitan material kendaraan.

"Korban nan terjepit wanita inisial LS meninggal bumi dan sukses dievakuasi pukul 3 dinihari. Kami turut bersungkawa cita nan sedalam-dalamnya kepada family korban nan meninggal dunia," ungkap Ade.

Berdasarkan info akhir Basarnas, total terdapat 14 orang nan terlibat dalam kecelakaan ini. Sebanyak 13 orang dinyatakan selamat, sementara satu orang meninggal dunia.

Saat ini, seluruh korban selamat telah kembali ke rumah masing-masing.

Baca buletin lengkapnya di sini.

(tim/kid)

placeholder

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional