Cikal Bintang
, Jurnalis-Rabu, 13 Mei 2026 |11:52 WIB

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto. (Foto: PSSI)
JEDDAH – Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, memberikan suntikan semangat kepada anak asuhnya nan tengah terpukul setelah dipastikan tersingkir dari arena Piala Asia U-17 2026. Sosok legendaris nan berkawan disapa si Kurus ini meminta Matthew Baker dan kawan-kawan untuk tidak berkecil hati dan tetap menatap masa depan dengan optimistis.
Tak hanya tersingkir dari Piala Asia U-17 2026 saja, Timnas Indonesia U-17 juga dipastikan kandas bermain di Piala Dunia U-17 2026. Kepastian itu didapat setelah skuad Garuda Asia tumbang dari Jepang 1-3 di laga terakhir Grup B Piala Asia U-17, Rabu (13/5/2026) awal hari WIB, nan sekaligus membikin mereka kandas lolos fase grup.
1. Evaluasi Perjalanan di Fase Grup
Ya, kekalahan itu membikin Timnas Indonesia U-17 kudu puas menyudahi fase grup sebagai ahli kunci klasemen. Garuda Asia hanya bisa meraih tiga poin berkah kemenangan atas China (1-0).
Setelah itu, Timnas Indonesia U-17 kalah dari Qatar (0-2) dan Jepang (1-3). Status ahli kunci membikin Timnas Indonesia U-17 kandas ke perempatfinal, babak nan meloloskan delapan tim ke Piala Dunia U-17 2026.
Pelatih Timnas Indonesia U-17 Kurniawan Dwi Yulianto (Foto: Okezone/Andri Bagus Syaeful)
Dengan demikian, Kurniawan Dwi Yulianto kandas mempertahankan status peserta Piala Dunia U-17 2026. Sebelumnya, Garuda Asia berbareng Nova Arianto bisa menembus Piala Dunia U-17 jenis 2023 (tuan rumah) dan 2025.
2. Menatap Karier Jangka Panjang
Kegagalan ini membikin Keanu Sanjaya dan kolega tertunduk lesu. Namun, Kurniawan memotivasi agar mereka tidak larut dalam kesedihan dan bisa bangkit untuk terus berkembang.
51 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·