Kasus Vilmei, Terungkap Saldo TikTok Dipakai Bayar Kos hingga Cicilan Kendaraan

Sedang Trending 54 menit yang lalu

Liputan6.com, Jakarta - Polisi mengungkap aliran biaya dalam kasus dugaan penggelapan saldo akun TikTok selebgram Vilmei. Uang nan didapat para tersangka diduga digunakan untuk beragam keperluan pribadi dan kebutuhan sehari-hari.

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota Kompol Verdika Bagus Prasetya mengatakan, berasas pemeriksaan sementara, tersangka ZK mengaku menerima dan menggunakan sekitar Rp 600 juta setelah dikurangi biaya dan potongan pada sistem TikTok.

"Berdasarkan keterangan sementara, tersangka ZK mengaku menerima dan menggunakan sekitar Rp 600 juta setelah dikurangi biaya dan potongan pada sistem TikTok," kata Verdika kepada awak media, Sabtu (5/9/2026).

Sementara itu, tersangka L menerima pencairan gift sebesar Rp 72,7 juta. Namun, sebagian besar duit tersebut diberikan kepada ZK sehingga L hanya menerima sekitar Rp 9 juta.

Adapun tersangka MASR mengaku hanya mendapatkan sekitar Rp 600 ribu hingga Rp 1,5 juta setiap pencairan. Polisi tetap menghitung jumlah keseluruhan biaya nan diterimanya.

"Nilai final bagian masing-masing tetap dicocokkan dengan info TikTok serta mutasi rekening dan dompet digital," jelasnya.

Verdika mengatakan, biaya tersebut tidak hanya digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Para tersangka diduga menggunakan duit tersebut untuk bayar kos alias kontrakan, mencicil kendaraan, membeli pakaian, kosmetik, hingga telepon seluler.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, biaya tersebut tidak hanya digunakan untuk kebutuhan sehari-hari," kata Verdika kepada wartawan, Sabtu (5/9/2026).

"Dana diduga digunakan untuk bayar kos alias kontrakan, angsuran kendaraan, membeli pakaian, kosmetik, beberapa telepon seluler, serta beragam kepentingan pribadi," sambungnya.

Meski demikian, polisi belum menemukan bukti spesifik bahwa biaya tersebut digunakan untuk membeli peralatan mewah alias peralatan bermerek.

"Sampai saat ini belum ditemukan bukti spesifik mengenai pembelian peralatan mewah alias peralatan branded," ungkapnya.

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita