Karhutla Rambah Pelintasan Gajah Sumatra di Wilayah Sumay Tebo Jambi

Sedang Trending 52 menit yang lalu
Karhutla Rambah Pelintasan Gajah Sumatra di Wilayah Sumay Tebo Jambi Penampakan anak gajah di wilayah jelajah mereka di Lanskap Bukit Tigapuluh, Kabupaten Tebo, Jambi.(Dok BKSDA Jambi)

MARAKNYA kebakaran rimba dan lahan (karhutla) di Provinsi Jambi, dikhawatirkan bakal menakut-nakuti keberlangsungan hidup ratusan ekor gajah Sumatra nan berhabitat dalam area Bentang Alam Bukit Tigapuluh, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi.

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jambi Himawan Sasongko tidak menyangkal tentang potensi ancaman tersebut. Pasalnya, karhutla nan tetap bermunculan sepekan terakhir di Kecamatan Sumay, Tebo, terdeteksi berada di area rimba nan notabene selama ini merupakan wilayah pelintasan gajah liar dekat area penyangga Taman Nasional Bukit Tigapuluh (TNBT) nan mencakup wilayah Provinsi Jambi – Provinsi Riau.

“Secara teknis, pengaruhnya terhadap kondisi kesehatan gajah belum terlihat signifikan. Namun kita harapkan kebakaran tidak meluas lagi, dan kami berambisi para pemangku mengenai alias pemilik lahan dekat area kediaman gajah mencegah dan memadamkannya,” ungkap Himawan.

Dikatakan, pihak BKSDA Jambi saat ini terus meningkatkan pemantauan untuk memastikan kondisi dan keberadaan gajah Sumatra di area Bentang Alam Bukit Tigapuluh kondusif dan sehat. Pemantauan antara lain menggunakan drone, satelit, dan kalung pencari (GPS collar) nan terpasang pada leher sejumlah gajah liar.

BKSDA Jambi mencatat, dari hasil pemetaan dan studi nan dilakukan, mengidentifikasi ada lima golongan besar gajah betina di wilayah tersebut di lanskap Bukit Tigapuluh. Dengan jumlah populasi sekitar 120 ekor gajah Sumatera. Kelompok satwa dilindungi itu telah dipasang kalung pelacak, sehingga memudahkan tim BKSDA  mencari tahu keberadaan mereka secara real time.

Sementara itu dari pengamatan BKSDA Jambi terhadap lima ekor gajah jinak di Pusat Informasi Konservasi Gajah (PIKG) Tebo, dari pemeriksaan master nan bertugas, saat ini tetap terbilang sehat, belum ada indikasi terjangkit jangkitan saluran pernafasan akut (ISPA).

Berdasarkan catatan BKSDA Jambi, salah satu wilayah jelajah (pelintasan) gajah di Bentang Alam Bukit Tigapuluh nan terpanggang api semenjak Rabu petang (2/9), berada di pinggiran Desa Semambu, Kecamatan Sumay, Tebo. 

Lahan terbakar tersebut merupakan areal pencadangan lain (APL) dekat areal kelola dua korporasi atas nama PT Lestari Asri Jaya (LAJ), dan PT Prosympac Agro Lestari (PAL). Kedua perusahaan perkebunan tersebut beraksi dekat pemisah lanskap Bukit Tigapuluh.

Sementara itu Kapolda Jambi Inspektur Jenderal Krisno H Siregar, melalui Kabid Humas Komisaris Besar Erlan Munaji, Sabtu siang menyebutkan, karhutla nan menghanguskan sekitar 70 hektare lahan dan rimba di sekitar Desa Semambu, Kecamatan Sumay, Kabupaten Tebo, Sabtu (5/9), sudah sukses dipadamkan total oleh Polri berbareng TNI dan personel Tim Satgas Karhutla lainnya.(SL/E-4)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia