Polres Boyolali mengungkap kebenaran baru dalam kasus 'sate maut' di Boyolali. Tersangka, Purwadi Wahyudi (40), menggunakan akun ojol tiruan untuk mengirimkan sate berisi racun kepada mertuanya, Aminah (56).
Kasat Reskrim Polres Boyolali AKP Indrawan Wira Saputra mengatakan Purwadi apalagi menggunakan nama anak kedua korban alias adik ipar pelaku untuk menyamarkan aksinya.
“Pelaku mengirim sate ayam kepada korban menggunakan jasa Gojek melalui jasa GoSend. Sate itu dibeli tidak jauh dari rumah anak kedua korban. Lalu pelaku menggunakan akun tiruan dengan foto profil anak kedua korban,” kata Indrawan, Senin (8/6).
Saat pengemudi ojol datang menjemput sate tersebut, dia sempat merasa berprasangka lantaran wajah Purwadi berbeda dengan foto nan tertera di aplikasi.
“Jadi pengemudi ojol sempat berprasangka lantaran foto pemesan jasa GoSend berbeda dengan orang nan ditemui. Pelaku kemudian mengatakan kepada pengemudi bahwa foto wanita di aplikasi itu adalah anaknya dan dia (PW) adalah ayahnya,” ujarnya.
Motif Pelaku
Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra mengatakan motif Purwadi meracuni mertuanya lantaran sakit hati merasa tidak pernah dianggap.
"Motifnya dikarenakan tersangka ini merasa sakit hati, dikarenakan sering tidak dianggap. Tersangka ini tidak bekerja, merasa sering dipojokkan dan tidak dianggap oleh almarhumah," kata Indra saat bertemu pers di Polres Boyolali, Senin (8/6).
Indra menyebut, sakit hati ini sudah dirasakan lama oleh pelaku. Sehingga dia merencanakan tindakan pembunuhan itu.
"Timbul sakit hati dan memuncak hingga memunculkan niat tersangka untuk merencanakan, melakukan dugaan pembunuhan tersebut," ucap Indra.
4 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·