Kasus Kematian Sutrimo, PMJ Bakal Periksa Dokter yang Pertama Tangani

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto di Polda Metro Jaya, Jumat (7/8/2026). Foto: Aditya Nugraha/kumparan

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan pihaknya bakal memanggil master RS Muhammadiyah Taman Puring nan pertama kali menangani Sutrimo untuk mendalami penyelidikan mengenai kematian Sutrimo nan dilaporkan tidak wajar.

Budi mengatakan, pemeriksaan terhadap master tersebut dijadwalkan berjalan pada pekan depan. Ia mengatakan, master tersebut sebelumnya telah dijadwalkan untuk diperiksa, tetapi pemeriksaannya kudu di-reschedule.

"Minggu depan kita tetap bakal melakukan pemanggilan terhadap master rumah sakit Muhammadiyah nan menangani pertama pada saat pasien datang ke rumah sakit," kata Budi kepada wartawan, Sabtu (8/8).

"Kemarin sudah di-schedule-kan, tetapi ini bakal di-reschedule ulang oleh master tersebut," ujar dia.

Budi menambahkan, penyelidikan dilakukan setelah pihak kepolisian menerima laporan dari pelapor maupun masyarakat mengenai kematian Sutrimo nan dianggap tidak wajar. Laporan tersebut juga memuat dorongan agar dilakukan ekshumasi terhadap jenazah Sutrimo.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto memberikan keterangan pers mengenai perkembangan penanganan tiga kasus dugaan korupsi di Gedung Promoter Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (10/7/2026). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

"Memang kemarin kami mendapat info ada dari pelapor ataupun penduduk masyarakat melaporkan kepada Bareskrim Polri mengenai tentang kematian kerabat S dianggap tidak wajar, sehingga penyelidikan pihak kepolisian diharapkan untuk melakukan ekshumasi," jelas Budi.

Polda Metro Jaya sebelumnya telah memeriksa lima saksi dalam penyelidikan kematian Sutrimo. Mereka terdiri dari pengemudi ambulans, pemilik perusahaan ambulans, serta pihak nan mengenal Sutrimo.

Sutrimo ditemukan meninggal bumi di laman Mordent Aesthetic Clinic, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Kamis (23/7). Ia kemudian dibawa ke RS Muhammadiyah Taman Puring dan dinyatakan telah meninggal bumi saat tiba di rumah sakit. Sutrimo juga disebut merupakan Kepala Rumah Tangga (Karumga) eks Jampidsus Febrie Adriansyah.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan