
Kekerasan di daycare tengah marak terjadi. (Foto: Freepik)
DALAM beberapa kasus penganiayaan anak di daycare nan sempat mencuat ke publik, muncul keprihatinan mendalam tentang gimana kondisi anak bisa terdeteksi sejak dini. Anak-anak, terutama nan belum bisa berbicara, tidak dapat menjelaskan secara langsung apa nan mereka alami.
Karena itu, perubahan perilaku seperti menjadi lebih mudah menangis, tampak takut, enggan berada di tempat tertentu, alias perubahan ekspresi nan tiba-tiba, sering kali menjadi satu-satunya bahasa nan mereka gunakan untuk memberi sinyal adanya sesuatu nan tidak beres.

Kondisi ini menegaskan pentingnya kepekaan orangtua dalam membaca tanda-tanda mini nan bisa menjadi parameter adanya perlakuan nan tidak semestinya di lingkungan pengasuhan. Apa saja tanda-tanda itu?
1. Heboh Kasus Penganiayaan dan Penelantaran di Daycare
Kasus penganiayaan dan penelantaran anak di daycare di Yogyakarta dan Aceh nan terjadi baru-baru ini menyita perhatian netizen. Warganet dibuat geram lantaran sejumlah korban, ialah balita, diperlakukan tak manusiawi oleh tempat penitipan anak ini.
Meningkatnya perhatian publik terhadap kasus-kasus di daycare membikin banyak orang tua sekarang merasa cemas saat menitipkan anak. Kekhawatiran muncul bukan tanpa alasan, mengingat anak-anak nan tetap mini belum bisa menjelaskan secara langsung apa nan mereka alami selama berada di luar pengawasan orang tua.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari
Follow
Berita Terkait
Telusuri buletin women lainnya
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·