Kasus balang kembali marak di Indonesia khususnya di Sumatera Utara. Berdasarkan info dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sumatera Utara tercatat ada 387 kasus suspek balang dan 18 kasus positif.
Melihat tren peningkatan kasus tersebut, Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik melakukan vaksinasi terhadap tenaga kesehatannya (nakes) hari ini. Sebanyak 160 orang nakes mendapatkan vaksinasi booster untuk mencegah penyakit balang tertular kepada masyarakat.
Pelaksanaan vaksinasi booster balang jenis Measles-Rubella (MR) tersebut diberikan kepada 160 orang nakes pada hari Jumat (10/4).
"Hari ini ada 160 dosis nan diberikan untuk 160 orang (nakes)," kata Direktur RSUP H. Adam Malik, Zainal Safri saat ditemui di RSUP H Adam Malik.
Zainal mengatakan, RSUP Adam Malik menargetkan 1.200 nakesnya bakal divaksinasi booster secepatnya, di antaranya 900 orang perawat dan 300 tenaga medis.
"(Target) kita cukup besar, sekitar 1.200 sebenarnya. Tenaga kita perawat 800-900 juga tenaga medisnya 300-an," imbuh Zainal.
Zainal mengatakan, vaksinasi balang booster jenis Measles-Rubella (MR) diberikan terhadap nakes agar melindungi para nakes dalam menjalankan tugasnya melayani para pasien.
"Kementerian Kesehatan berbareng dengan Dinkes dan kita sendiri hari ini mencanangkan vaksinasi balang untuk tenaga medis dan tenaga kesehatan. Kenapa?, lantaran memang risikonya tinggi berasa di area infeksi. Infeksi ini lebih tinggi di rumah sakit ini," ucap Zainal.
Vaksinasi terhadap nakes tersebut juga diberikan agar mereka tidak menularkan penyakit balang kepada keluarganya di rumah dan kepada masyarakat luas.
"Tentu ini biasanya jika di rumah sakit itu dari pasien terjangkit ke kita ya. Tentu jika kita juga kena terjangkit bakal membawa ke rumah kan, tentu ke seluruh masyarakat," ujar Zainal.
Zainal menuturkan, masyarakat nan belum pernah vaksin balang juga dianjurkan untuk vaksinasi dirinya agar tidak terjangkit penyakit balang tersebut.
"Mungkin masyarakat dulu belum pernah divaksin sama sekali, apalagi sering berpergian disarankan untuk dapat divaksin balang dulu," tutur Zainal.
Sementara itu, Direktur Medik dan Keperawatan RSUP H Adam Malik, Otman Siregar mengatakan, kasus balang nan terjadi di RSUP H Adam Malik sudah mulai menurun. Sebanyak 6 kasus balang ditangani di rumah sakit tersebut dan tidak ada nan meninggal dunia.
"Memang dibanding tahun-tahun lalu, memang trennya ada peningkatan dibanding tahun lalu. Bukan hanya di Medan dan Sumatera Utara, tapi juga di provinsi lain," ucap Otman.
"Namun, jangan khawatir, sekarang di bulan Maret hingga April ini tendensinya sudah menurun kembali. Mudah-mudahan tidak begitu lama lagi, mudah-mudahan tidak bakal terjadi lagi kasus campak-campak baru," pungkas Otman.
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·