Karhutla di Riau Meluas hingga 46,5 Hektare, Manggala Agni Tambah Pasukan

Sedang Trending 53 menit yang lalu
Karhutla di Riau Meluas hingga 46,5 Hektare, Manggala Agni Tambah Pasukan Ilustrasi(Dok BPBD Riau)

Kebakaran rimba dan lahan (Karhutla) nan melanda lahan gambut di dua kabupaten di Provinsi Riau terus meluas. Hingga Selasa (4/8), perkiraan luas kebakaran di empat letak nan tersebar di Kabupaten Pelalawan dan Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) dilaporkan telah mencapai sekitar 46,5 hektare.

Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Sumatra, Ferdian Krisnanto, merinci bahwa di wilayah Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, luasan api diperkirakan mencapai 15 hektare. Operasi pemadaman di titik ini telah memasuki hari kelima oleh tim Manggala Agni Daops Rengat.

“Kemudian TKP Desa Mak Teduh, Kecamatan Kerumutan, Pelalawan. Operasi Manggala Agni Daops Rengat hari ke-1 dengan perkiraan luasan 10 hektare,” ujar Ferdian, Selasa (4/8).

Kondisi serupa terjadi di Kabupaten Indragiri Hulu. Di Desa Paya Rambai, Kecamatan Siberida, lahan seluas 1,5 hektare terbakar dan sedang dalam penanganan hari pertama. Sementara itu, titik api terbesar berada di Desa Sungai Guntung Hilir, Kecamatan Rengat, dengan perkiraan luasan mencapai 20 hektare.

Kendala Lapangan dan Minimnya Sumber Air

Ferdian menjelaskan bahwa tim di lapangan menghadapi tantangan berat akibat terbatasnya kesiapan air. Kondisi ini memaksa petugas untuk terus memindahkan pompa air lantaran sumber air nan ada sering kali lenyap alias "tekor" setiap 30 menit.

“Hampir semua letak saat ini semakin susah air, bahan bakaran melimpah dan rentan, serta arah angin nan berubah-ubah. Untuk empat TKP tersebut, operasi pemadaman tetap bakal dilanjutkan,” jelasnya.

Untuk mengatasi hambatan tersebut, satu unit perangkat berat telah diperbantukan guna membersihkan kanal dan membikin embung-embung sebagai persediaan air bagi petugas pemadam.

Penambahan Pasukan dan Modifikasi Cuaca

Melihat eskalasi kebakaran, pihak Dalkarhut Sumatra tengah merancang penambahan pasukan Bawah Kendali Operasi (BKO). Personel tambahan bakal dikerahkan dari Manggala Agni wilayah Siak, Pekanbaru, hingga Jambi untuk memperkuat tim di letak kebakaran.

Selain pemadaman darat nan melibatkan beragam satuan, upaya pemadaman udara melalui helikopter water bombing juga terus dilakukan. Pemerintah juga menggencarkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) alias hujan buatan untuk memicu curah hujan di wilayah terdampak.

“OMC hari ini dilakukan dalam dua sortie terbang. Sortie pertama menyasar wilayah Indragiri Hilir, Siak, dan Pelalawan. Sedangkan sortie kedua difokuskan pada wilayah Bengkalis dan Dumai,” pungkas Ferdian.

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia